Fary Djemi Francis Ajak Legenda Indonesia Bantu Korban Gempa Maluku

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Menuju PSSI Baru dengan Cinta
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Legenda sepakbola Indonesia yang tergabung dalam IFA (Indonesia Football Ambasador) menggelar laga amal untuk korban gempa Maluku. Sebanyak 30 legenda sepakbola Indonesia terlibat pada partai amal melawan Maluku All Star di Lapangan Sintesis MBAU Pancoran, kamis (24/10/2019).

“Saya mengajak pemain Legend Nasional Indonesia melakukan charity game bersama Maluku All Star, mereka mau membuktikan sepakbola itu cinta, sepakbola itu punya kepedulian. Sepakbola itu datang dari passition karena itu para pemain legenda Indonesia mengundang Calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Exco PSSI yang mau agar pengelolaan sepakbola baru dengan cinta dan kami bersepakat mengusung sepakbola itu cinta”, tegas Fary Djemi Francis pemilik Akademi Sepakbola Bintang Timur.

Deretan nama yang telah mendaftarkan diri sebagai Ketua Umum PSSI disamping Fary Djemi Francis, Calon Waketum ada Yesaya Oktovianus, Beni Erwin, Esti Puji Lestari, sedangkan Calon Exco ada Andre Rosadi, Rahmat N.Hamka, Nasir Salasa, David Sulaksmono. Mereka menyatakan terlihat sepakat mengusung sepakbola cinta. Kehadiran Calon Ketum, Waketum, Exco dan para legenda PSSI tidak hanya semata bermain bola namun mereka mendonasikan bantuan bagi korban gempa di Maluku.

Sementara itu dari legenda sepakbola Indonesia nampak hadir Dede Sulaiman, Riki Yakobi, Heri Kiswanto, Yudo Hadianto, Patar Tambunan, Ashari Rangkuti, Nasir Salasa, Louis Mahodin, Peri Sandria, Berti Tutuarima.

Ini merupakan bukti bahwa sepakbola itu cinta, sepakbola itu passition, sepakbola itu simpati, terbukti dari charity game ini terkumpul 115 juta dari mereka yang berada dalam gerbong yang mengusung sepakbola cinta.

Menurut Fary berkumpulnya Calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Exco bukan berarti mereka melakukan kampanye menuju suksesi kepemimpinan PSSI, namun mereka hanya menyamakan persepsi, visi dan misi untuk membangun PSSI baru dengan cinta, sesuai dengan keinginan para legend yang menginginkan adanya perubahan dan reformasi sehingga mereka berkomitmen untuk mengelola sepakbola Indonesia dengan paradigma baru dan cinta.

Menurut Fary, melalui charity game, dia dan Legenda Sepakbola Indonesia ingin menggugat para voter agar pada saat kongres nanti dapat memilih dengan hati dan tulus, karena masa depan sepakbola kita tergantung bagaimana para voter menentukan pilihannya.

Menurut Fary disamping Calon Ketum dan Waketum, saat ini sudah ada sekitar 15 hingga 17 Calon Exco yang telah menyatakan bergabung dalam gerbong yang mengusung sepakbola cinta dibawah komando Fary Djemi Francis.

Menaggapi ditetapkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, Calon Ketua Umum PSSI asal Nusa Tenggara Timur ini bangga karena sudah 50 tahun yang lalu kita pernah ikut piala dunia U-20 tanpa melalui babak prakualifikasi. Penunjukkan ini merupakan momentum untuk kita dapat memperbaiki sepakbola kita. Dan untuk memperbaiki sepakbola kita tentunya sangat tergantung dari voter kita. Kalau mau PSSI beruabah atau PSSI menjadi baik, tentu kita harus memilih para calon yang punya hati dan mengelola dengan hati, tandas Fary didampingi legenda Indonesia Dede Sulaiman dan pemain Maluku All Star R.Pratjoyo.