Wagub Nae Soi Minta Dubes Norwegia Latih Anak Muda NTT

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Wakil Gubernur, Josef Adrianus Nae Soi meminta Duta Besar (Dubes) RI untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis untuk melatih anak-anak muda NTT agar mereka juga bisa maju.

Permintaan Nae Soi ini disampaikan ketika menerima Dubes RI untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis di ruang kerjanya.

Nae Soi yang didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Jelamu Ardu Marius, dan Kepala Biro Ekonomi dan Keja Sama Setda NTT, Lery Rupidara mengatakan, provinsi ini memiliki banyak potensi yang dapat dikerjasamakan dengan Norwegia.

“Terima kasih Pak Dubes sudah bisa datang di NTT. Mohon bisa melatih anak-anak muda NTT agar mereka juga bisa maju,” pinta Nae Soi.

Dubes Norwegia yang juga pegiat dan pejuang di dunia hukum, Todung Mulya Lubis menyampaikan, ada banyak potensi yang ada di Indonesia khususnya di Provinsi NTT.

“Kita punya banyak potensi, hanya kita lemah di kampanye untuk menghadirkan investor agar mereka bisa berinvestasi di negara kita. Indonesia kalah jauh dari Vietnam,” tandas Mulya Lubis.

Kunjungan ke Undana
Sebelum bertemu Wakil Gubernur, Josef Nae Soi, Mulya Lubis berkunjung ke kampus Undana Kupang. Dirinya ke NTT memiliki misi khusus, karena diundang Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat yang beberapa waktu lalu membawa rombongan kesenian untuk tampil dan pentas di Oslo.

“Pak Gubernur ajak saya datang ke NTT. Saatnya sekarang kita datang di NTT dan di Indonesia Timur,” kata Mulya Lubis.

Ia mengungkapkan, Norwegia sangat terkenal dengan potensi perikanan dan energi terbarukan serta tourism. Gubernur Laiskodat juga mau agar kerja sama perguruan tinggi di NTT dengan kampus-kampus yang ada di Norwegia.

“Saya terpanggil untuk datang ke NTT, karena gubernurnya sangat energik, kami mau kerja sama itu. Norwegia memiliki kemampuan yang luar biasa dalam mengelola kekayanaan negaranya,” papar Mulya Lubis.

Wakil Rektor Undana Bidang Akademik, Maxs U.E. Sanam mengaku, pihak Undana Kupang selama ini telah menjalin kerja sama dengan kampus-kampus yang ada di Australia.

“Selama ini kami fokus kerja sama dengan negara tetangga terdekat, yakni Australia,” kata Sanam.

Ia menambahkan, salah satu misi Undana Kupang adalah membangun masyarakat akademis dengan fokus pada pengembangan kawasan lahan kering kepulauan dan kepariwisataan yang berkelanjutan.