Bea Cukai Atambua Musnahkan Barang Illegal Hasil Penindakan di Perbatasan RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bea Cukai Atambua memusnahkan sejumlah barang bukti illegal hasil penindakan atau sita pada rentang waktu tahun 2017 hingga 2018 lalu di daerah perbatasan Belu dengan Negara Timor Leste.

Pemusnahan barang tersebut di sela-sela acara pencanangan pembangunan zona integritas Bea Cukai Atambua menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM), Kamis (3/10/2019).

Pemusnahan barang bukti yang menjadi milik negara berlangsung di halaman Kantor Bea Cukai Atambua, Seroja-Haliwen, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan antara lain, 18 karung pakaian bekas dan benang, 1 unit televisi, 78 package berupa bumbu masak, kopi kemasan, minyak goreng, teh kemasan, beras, susu bayi dan minuman ringan.

Satu karung pakan ternak, 6 karton pestisida, 8 package barang padat berupa, part sepeda motor, ban bekas, tas bekas dan sparepart kendaraan bermotor, 2 buah sex toys, 44 buah dot bayi, 94 karton minuman mengandung etil alkohol, 350 liter minyak tanah serta 8 bungkus rokok.

Bea Cukai Atambua Musnahkan Barang Bukti

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan dipecahkan minuman dalam gentong oleh Kepala Bidang Kepatuhan Internal Kanwil DJBC Bali Nusra, Kepala Bea Cukai Kupang, Kepala Bea Cukai Atambua, Bupati Belu, Kapolres Belu serta par pejabat instansi yang hadir.

Kepala Bea Cukai Atambua Tribuana Wetangterah menuturkan, dilakukan pemusnahan berdasarkan persetujuan Menteri Keuangan melalui surat nomor S-45/MK.6/WKN.14/KNL.05/2019 tanggal 18 Juni 2019 tentang persetujuan penjualan barang yang menjadi milik negara pada KPPBC TMP B Atambua.

Lelang sendiri jelas dia, telah dilakukan pihaknya pada tanggal 26 Juli 2019 melalui sistem lelang tertutup dengan jumlah penerimaan negara sebesar Rp 205.100.000 yang terdiri dari minyak goreng dan kopi.

Dihibahkan untuk kepentingan sosial, keagamaan, kemanusiaan dan penyelenggara pemerintahan negara daerah. Berdasarkan persetujuan Menteri Keuangan melalui surat S-11/MK.6/WKN.14/KNL.05/2019 tanggal 25 Maret 2019 tentang persetujuan hibah barang yang menjadi milik negara pada Bea Cukai Atambua.

“Hibah telah kami selenggarakan pada tanggal 6 Mei 2019 lalu berupa 20 karung beras berjumpa 500 kilogram dan diserahkan ke Dinas Sosial Belu,” ujar Wetangterah.

Lanjut dia, dimusnahkan dalam hal barang yang menjadi milik negara tidak dapat digunakan, tidak dapat manfaatkan, dan tidak dapat dihibahkan atau alasan lain sesuai ketentuan perundang-undangan berdasarkan persetujuan Menteri Keuangan melalui surat nomor S-12/MK.6/WKN.14/KNL.05/2019 dan surat nomor S-13/MK.6/WKN.14/KNL.05/2019 tanggal 25 Maret 2018 serta surat nomor S-46/MK.6/WKN.14/KNL.05/2019 tanggal 18 Juni 2019 tentang persetujuan pemusnahan barang yang menjadi milik negara pada KPPBC TMP B Atambua.