Bupati Belu Pimpin Upacara Pembukaan TMMD ke-106 di Desa Fohoeka Perbatasan RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bupati Belu Willybrodus Lay memimpin upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 tahun 2019 di lapangan SD Laktutus, Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL, Rabu (2/10/2019).

Dalam sambutannya Bupati Willy Lay menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada TNI satuan Kodim 1605/Belu atas dimulainya kegiatan TMMD ke-106 di Desa Fohoeka yang mulai dikaksanakan pada hari ini tanggal 2 sampai dengan 31 Oktober 2019.

Tentunya jelas dia, terkait kegiatan dimaksud pemerintah daerah memiliki harapan terhadap peningkatan jalinan kerjasama antar seluruh instansi baik TNI / Polri serta masyakat sipil di wilayah Kabupaten Belu. Dalam Konteks peningkatan kesejateraan masyarakat pada seluruh aspek Kehidupan.

Dalam kaitan itu lanjut Lay, pemerintah daerah berpandangan bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Kodim 1605/Belu merupakan perwujudan tugas pokok TNI untuk membantu tugas pemerintah daerah.

“Membantu dalam hal ini, tentunya berkenaan dengan peran TNI selaku dari bagian komponen negara dalam rangka meningkatkan kesejateraan masyarakat di perbatasan RI-RDTL,” ujar dia.

Dikatakan bahwa, TMMD merupakan program terpadu TNI dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan daerah .Selain bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, juga merupakan upaya mempererat kemanunggalan TNI dan masyarakat.

Terkait hal itu Lay mengajak seluruh pihak, khususnya TNI dan masyarakat untuk saling bahu membahu menyukseskan program tersebut. Kita harus sukseskan bersama, dengan adanya gotong royong dan kerjasama dengan unsur yang terlibat baik TNI maupun Polri. Keharmonisan TNI dan rakyat menjadi pilar tetap tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia.

Diharapkan, program TMMD yang akan melaksankan berbagai kegiatan diantaranya kegiatan fisik yang meliputi pembukaan jalan sepanjang 2.230 kilo meter, pipanisasi dan pembangunan dua bak penampung air mampu menyempurnakan dan mengakselerasi pembangunan daerah di desa-desa. Selain itu juga melalui kegiatan non fisik yang diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreatifitas masyarakat.

Kegiatan ini diselenggrakan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan juga menumbuhkan budaya gotong royong masyarakat dalam membangun daerahnya. Dengan program TMMD ini akan dapat mempercepat pembangunan Infrastruktur dan dapat wujudkan percepatan pembangunan untuk kesejateraan masyarakat di daerah Belu. Oleh karena itu program TMMD ini dapat terus dilakukan secara kontinyu guna mempercepat pembagunan di segala bidang.

“Pemerintah ucapkan terimakasih. Ini bentuk nyata TNI dengan rakyat. Betul-betul negara dan TNI hadir untuk rakyat, membangun infrastruktur bagi warga di daerah perbatasan. Soal anggaran dari TNI dan dibantu Pemerintah, dan warga harus ikut membantu TNI. Masyarakat tidak lagi melihat tentara itu ganas-ganas tapi tentara membangun,” tambah Lay usai upacara pembukaan TMMM 106.

Sementara itu Dandim 1605/Belu selaku Dansatgas TMMM ke-106, Letkol Inf. Ari Dwi Nugroho mengatakan, sasaran utama kegiatan TMMD 106 yang dilaksanakan di wilayah Kodim Belu adalah pembukaan jalan sepanjang 2230, lebar 6 meter kemudian pembuatan bak air serta pipanisasi sejauh 2 kilo.

“Kemudian sasaran tambahan yakni pembangunan perpustakaan desa yang ditempatkan di SD Laktutus, MCK di gereja Laktutus. Dengan sasaran pembukaan jalan itu diharakkan untuk memperpendek jarak antara dusun-dusun di Fohoeka ini sehingga mudah dijangkau warga baik itu anak-anak sekolah, pelayanan kesehatan dan transportasi ekonomi. Kita upayakan untuk bak air akan kita berikan pompa air sehingga mudah bagi warga,” pungkas Nugroho.

Adapun tema TMMD ke-106 tahun 2019 di wilayah Kodim 1605/Belu perbatasan RI-RDTL bertajuk “Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat”.

Turut hadir dalam upacara pembukaan TMMD ke-106 itu, Kasiter Rem 161/WS, Pasi Bhakti TNI, Ketua DPRD Belu, Pimpinan OPD dan Pimpinan Forkopimda Belu, Camat Nanaet Duabesi beserta para Kades, seluruh Danramil, para Perwira Kodim Belu, tokoh adat, tokoh masyarakat serta seluruh warga desa setempat.