HUT TNI ke-74, Yonif Raidersus 744/SYB Gelar Lomba Menembak Senapan Angin Samodok Cup I

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke-74 tanggal 5 Oktober 2019 mendatang, Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 744/SYB akan menggelar lomba menembak senapan angin Samodok Cup I.

Kegiatan lomba tembak senapan angin bertempat di lapangan tembak pistol Yonif Raidersus 744/SYB Dusun Tobir, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Danyon Raidersus 744/SYB, Lektol (Inf) Teuku Mustafa Kamil saat ditemui awak media, Selasa 1/10/2019) mengatakan, kegiatan lomba menembak senapan angin dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 5 Oktober selesai upacara HUT TNI sampai dengan tanggal 6 Oktober.

“Jadi, dalam rangka HUT TNI ke-74 khususnya kita di wilayah perbatasan Kabupaten Belu, kita Yonif 744 membuat lomba tembak senapan angin kerjasama dengan Perbakin Belu. Begitu selesai upacara peringatan hari ulang tahun TNI kita buka lomba tembaknya,” ujar dia

Alasan pihaknya melakukan kegiatan lomba tembak senapan angin jelas Mustafa bahwa, kita tahu banyak warga masyarakat yang memiliki senapan angin dan hobby menembak seperti berburu. Namun, dia (warga,red) tidak pernah ada sarana untuk menguji kemampuannya.

HUT TNI ke-74, Yonif Raidersus 744/SYB Gelar Lomba Menembak Senapan Angin Samodok Cup I

“Harapan kita dengan even ini bisa jadi sarana bagi masyarakat yang mempunyai hobby untuk menyalurkan kemampuannya. Itu sasarannya,” terang dia.

Tutur Mustafa, kegiatan lomba tembak senapan terbuka umum bagi warga siapa saja yang ingin mengikuti lomba kita tidak menutup. Ada dua kelas lomba yakni, kelas metal silhouete multi range senapan PCP + telescope dan senapan pompa atau uklik + telescope.

“Dari juara dua kelas ini akan dapat hadiah uang pembinaan dengan satu unit senapan angin. Nanti, yang juara dua kelas ini akan diuji lagi untuk mencari nilai tertinggi sebagai juara umum akan mendapatkan satu unit sepeda motor,” urai Mustafa.

Dikatakan, disamping sebagai moment HUT TNI tujuan kita lomba ini selain untuk menyalurkan hobby warga yang memiliki kemampuan menembak, juga ingin menunjukan kepada warga bahwa Batalyon 744 ini tidak tertutup tetapi terbuka.

”Kita ingin tidak ada kesan bahwa Batalyon tempur ini tempat yang ditakuti rakyat, bukan. Tapi kita ini TNI dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat, kita juga kembali ke rakyat,” ujar dia.

“Jadi kegiatan ini kita buka untuk umum melibatkan semua unsur masyarakat. Ini salah satu upaya kita untuk mendekatkan TNI dengan rakyat,” tambah Mustafa.