Pilkada Belu 2020, Willy Lay Masukan Berkas Pendaftraan ke PDIP

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Willybrodus Lay resmi memasukan berkas pendaftaran Bakal Calon (Balon) Bupati Belu Pilkada 2020 ke Sekertariat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Rabu (18/9/2019) sore.

Disaksikan media, Willy Lay selaku Ketua DPC Partai Demokrat Belu didampingi seluruh pengurus menyerahkan berkas pendaftaran ke Ketua DPC PDI-P Belu Octovianus Nyongki Rorong didampingi Sekretaris DPC PDI-P Frid Da Costa, Ketua Panitia Goreti Bulor, Sekretaris Panitia Marcel Bria Muti juga para Kader Partai lainnya.

Willy Lay yang juga Bupati Belu kepada awak media mengatakan, dirinya mendaftar ke PDI-P sebagai salah satu syarat UU untuk maju dalam Pilkada Belu 2020 mendatang.

“Saya mendaftar karena salah satu syarat UU maju Pilkada. Persyaratannya harus diusung Parpol 15 persen atau 6 kursi,” jelas Lay.

Dia berharap, setelah mendaftar PDI-P dapat mengakomodir dan mendapat rekomendasi bersama dengan Partai Demokrat dan beberapa partai lain sehingga berkoalisi untuk mengusungnya.

“Keinginan saya kalau bisa bersama-sama dengan Partai Demokrat membangun koalisi sehingga dari Partai Demokrat ada empat kursi, PDI-P empat kursi sudah memenuhi syarat untuk maju,” ujar Ketua Partai Demokrat itu.

Lanjut dia, selain mendaftar di PDI-P dirinya juga telah mendaftar ke beberapa partai lainnya seperti Partai Golkar dan PPP Kabupaten Belu sebagai bakal calon Bupati Belu pada Pilkada Belu nanti.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI-P Belu, Frid Da Costa kepada mengatakan telah ada 11 kandidat yang mengambil formulir pendaftaran, namun baru satu kandidat yang baru masukan berkasnya.

pihaknya akan membuka kesempatan kepada seluruh putra-putri terbaik Belu yang ingin maju pada Pilkada Belu 2020 nanti baik sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati bisa mendaftar melalui PDI-P Belu.

“Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 20 mendatang. Dari 11 berkas yang diambil baru Pak Willy yang menyerahkan berkasnya,” urai dia.

Selanjutnya jelas Da Costa, berkas dari para akan diverifikasi kemudian dilakukan pleno tingkat DPC, dan setelah itu berkasnya dikirim ke tingkat DPD guna proses lebih lanjut.