Tenaga Kesehatan Dituntut Melayani Dengan Hati

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas dituntut untuk bekerja dengan hati, melayani dengan tulus dan ikhlas.

Kepala Dinas Kesehatan NTT, Domi Minggu Mere sampaikan ini di Kupang, Senin (16/9/2019).

Ia mengatakan, penegasan ini pun telah disampaikan dihadapan 1.794 lulusan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kupang pada kegiatan wisuda pekan lalu. “Saya tekankan agar mereka mengabdi diri dan melayani dengan hati untuk peningkatan mutu kesehatan masyarakat NTT,” kata Minggu Mere.

Ia menyatakan, seorang tenaga kesehatan yang telah mengangkat sumpah layanan harus mampu mempunyai hati yang sabar dan tulus dalam karya pelayanannya sehingga pasien merasakan sentuhan kasih. Dengan demikian pada gilirannya akan membantu proses penyembuhan dan tingkat kepuasan publik terhadap tenaga kesehatan.

“Kalau kita punya semangat berkorban dengan sungguh, NTT pasti akan bangkit dan sejahtera,” tandas Minggu Mere.

Ia menegaskan, seorang tenaga kesehatan harus mampu berpikir ‘out of the box’ dalam menangani masalah kesehatan ibu dan anak. Juga memajukan dan mengubah perilaku masyarakat untuk menegakan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Ini memang bukan tugas mudah karena terkait dengan mengubah perilaku.

“Orang kesehatan harus punya kepedulian terhadap sesama, apalagi terhadap orang yang sedang sakit,” ujar Minggu Mere.

Pada kesempatan itu ia mengungkapkan, saat ini masyarakat dan dunia kerja semakin menuntut kualitas. Kualitas pendidikan akan memberi dampak signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia dan daya saing dalam percaturan global.

“Mari kita tingkatkan upaya-upaya pendidikan yang dapat mengangkat martabat dan memuliakan kehidupan manusia di masa depan,” ajak Minggu Mere.