Wali Kota Kupang Mengaku, Pemkot Kupang Terus Berupaya Atasi Krisis Air Bersih

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, Ketersediaan air bersih telah menjadi momok bertahun-tahun di Kota Kupang. Untuk itu, Pemerintah Kota Kupamg telah mengupayakan pendekatan ke pemerintah pusat sehingga telah mendapat titik terang mengatasi masalah air minum dengan memaksimalkan beberapa sumber air yang selama ini belum dimanfaatkan secara baik, seperti kali dendeng, kali liliba, dan beberapa sumber air yang belum dikelola.

“Sebenarnya di Kota Kupang masih ada beberapa sumber air bersih yang mempunyai debet air yang besar, dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat,” kata Wali Kota kepada wartawan belum lama ini.

Wali Kota mengaku, untuk sumber air di Kali Dendeng, debet airnya mencapai 100 liter perdetik. Sementara untuk sumber air di Kali Liliba, debet airnya mencapai 50 liter perdetik. Dengan jumlah debet air sebanyak itu, kata Wali Kota, sedikitnya bisa membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Kupang, karena jumlah kebutuhan masyarakat Kota Kupang jika dihitung berdasarkan jumlah jiwa, mencapai 840 liter perdetik. namun jumlah air yang tersedia saat ini baru mencapai setengahnya saja.

“Memang saat ini kami baru mampu menyiapkan setengah dari seluruh kebutuhan masyarakat. Namun kami akan terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat,” katanya.

Wali Kota juga mengaku, upaya lain yang telah dilakukan adalah dengan menjalin kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Kupang, sebagai pemilik sumber air terbesar di Kota Kupang, dan pemilik bendungan Tilong yang menyuplai air ke Kota Kupang. Dari kerja sama itu, pihak Kabupaten lewat PDAM Tirta Lontar sudah membuka layanan sambungan baru bagi masyarakat Kota Kupang, namun belum dilakukan secara masif, karena masih terbatasnya sumber air yang digunakan.