Puncak Festival Ayo Berubah Dihadiri Puluhan Ribu Orang

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Puncak Festival Ayo Berubah dalam rangka dua tahun kepemimpinan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dan Wakil Wali Kota Hermanus Man dilaksanakan pada Kamis, 22 Agustus dihadiri lebih dari 30 ribu orang.

Sejumlah acara menyemarakkan puncak Festival Ayo Berubah di antarannya jalan santai sambil pungut sampah.

Para peserta start dari pelataran Kantor Wali Kota Kupang dan dilepas Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man. Peserta jalan santai, yakni dari ASN se-Kota Kupang, siswa SD dan SMP, mahasiswa dan warga lainnya.

Peserta dilepas mulai pukul 15.00 menuju garis finis di tempat festival. Di finis, peserta disambut langsung Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore.

Dalam kegiatan itu, juga ditandai dengan diluncurkanya pekan pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan, atau PBB, yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Kupang. Pekan Pelayanan PBB akan berlangsung mulai jumat 23 Agustus, hingga 4 September 2019. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran video-video highlight dokumentasi persiapan smart city dan testimony wali kota, wakil wali kota, ketua DPRD, pimpinan OPD dan tokoh-tokoh lainnya.

Festival Ayo Berubah juga dimeriahkan dengan panggung hiburan, oleh Mr. X Band, Inggid Wakano, RnD, stand up comedy, Timor Rangers Dance dan live DJ. Selain itu, ada juga Smart Talkshow Smart City oleh Wali Kota Kupang. Di arena festival akan ditempatkan booth pelayanan KTP, booth pelayanan SIM/STNK, booth pelayanan pajak dan booth interaktif Qlue. Selain itu, terdapat stand dari perangkat daerah lingkup Pemkot Kupang dan beberapa perusahaan yang menjadi mitra Smart City.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dalam sambutannya, mengatakan, dirinya bertekat membawa Kota Kupang sebagai Kota moderen.

“Upaya konkret pemerintah mewujutkan Kupang Smart City telah dilakukan sejak awal kepemimpinannya sebagai Wali Kota Kupang, sehingga saat ini sudah mulai nampak kemajuan dari apa yang telah dikerjakan sejak awal,” kata Wali Kota.

Wali Kota mengatakan, dalam peluncuran smart city, pemerintah juga meluncurkan Aplikasi Qlue.

“Aplikasi Qlue merupakan salah satu aplikasi pengaduan publik terbaik didunia. Di Indonesia sendiri hanya ada tiga kota yakni, Bandung, Makasar, dan Kupang. Melalui aplikasi qlue, respon terhadap pengaduan publik semakin mudah dan cepat,” ujarnya.