Golomory Coffee Raih Penghargaan Di HUT RI Ke-74

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S Marthin
Labuan Bajo, NTTOnlinenow.com – Golomory Coffee berhasil meraih piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke-74 di Labuan Bajo, Sabtu 17 Agustus 2019.

Piagam itu diberikan oleh Bupati Mabar, Agustinus Ch Dulla, kepada Pemilik Golomory Coffee, Sia Tieng Hui atau yang biasa dipanggil Hery Sia sebagai pelaku usaha di Manggarai Barat yang telah menggunakan produk olahan Kopi asal Manggarai.

Kepada Wartawan, Hery Sia mengaku bangga dan berterima kasih kepada Pemkab Mabar atas apresiasinya melalui piagam penghargaan yang diterimanya.

Selain Golomory Coffee ada beberapa rekan juga yang mendapatkan penghargaan yang sama antara lain Labajo Coffee, Kopi Mane Inspirations, Exotic Hotel and Resto, Lacecile Hotel and Resto, Puri Sari Hotel, DR Cafe Bandara Komodo, Kionus Cafe, Kudapan Nusantara Roxy Mart, East Marina Hotel and Bistro, Jayakarta Hotel, Luwansa Hotel, Bintang Flores Hotel, dan Laprima Hotel.

Penghargaan ini tentu merupakan salah satu wujud dari apresiasi Pemkab Mabar terhadap para pengusaha lokal di daerah itu yang telah menggunakan produk olahan lokal, yaitu Kopi Manggarai sebagaimana salah satu visi-misi Pemkab Mabar.

Menurutnya, kualitas kopi Manggarai terbilang sangat bagus dan bisa bersaing hingga ke kancah internasional. Hanya saja, masih terkendala pada beberapa hal, salah satunya adalah “Proses”. Dimana, proses pascapanen dari pemetikan, fermentasi, penjemuran hingga penyortiran tidak mengikuti standar operasional yang sebenarnya. Padahal “proses” adalah salah satu factor yang sangat menentukan dan mempengaruhi kualitas dan varian rasa terhadap kopi itu sendiri.

Secara umum, lanjut Dia, kualitas kopi sangat tergantung pada iklim, topografi dan proses akhir.

“Kualitas Kopi kita sangat bagus. Hanya masih terkendala pada prosesnya. Dimana petani masih berat kalau mengikuti proses sesuai dengan standar operasional yang benar. Tapi dalam tahun ini sudah sangat meningkat mutu kopi dari petani yang bergabung sebagai penyuplai ataupun petani binaan Golomory Coffee yang tersebar 3 Kabupaten Manggarai Raya. Pembelian kopi yang ada selama ini dalam bentuk buah merah maupun dalam bentuk hs kering.

Hal ini tidak terlepas dari kerja keras dengan cara mendekati para petani secara pribadi turun langsung bertemu dengan petani.Semua usaha yang dirintis beberapa tahun akhirnya terbayarkan.Walaupun jumlah petani binaan masih tergolong sedikit tidak menurunkan semangat untuk menambah lagi petani binaan pada tahun akan datang. Pada tahun ini ada juga beberapa petani yang tidak mengikuti standart mutu kami putuskan tidak membeli lagi demi menjaga mutu kopi yang diproduksi di Golomory Coffee.

Mestinya proses fermentasinya kopi juga harus benar-benar diperhatikan, minimal 24 jam hingga 30 jam agar kopi yang dihasilkan itu benar-benar yang berkualitas baik dan mempunyai aroma yang enak,” jelas Hery.

Menurutnya, dari sisi antusiasme masyarakat terhadap tanaman kopi begitu tinggi, apalagi dengan harga yang terbilang terjangkau. Hal itu tentu didukung oleh kondisi geografis dan topografis yang terbilang masih didominasi wilayah lembah,hutan dan pegunungan, maka tak heran jika mayoritas masyarakat Manggarai Raya lebih memilih untuk bertani kopi.

Dia menyebutkan, sedikitnya ada 5 (Lima) jenis kopi yang digelutinya saat ini, diantaranya, Robusta Manggarai, Arabika Manggarai, Arabika Yellow Caturra Manggarai, Arabika Red Bourbon Manggarai, dan Arabika Juria Manggarai.

Produk Golomory Coffee ini dalam bentuk bubuk dan roasted bean (kopi biji utuh yang sudah di sangria).

Hery mulai menekuni bisnis ini sejak 2015 silam.

Hery mengaku, spiritnya selain berbisnis, juga bertujuan agar kopi Manggarai lebih dikenal dan tidak kehilangan jejak.

Kini Golomory Coffee telah merambah sejumlah pasar, diantaranya, minimarket, hotel dan kafe.

Hery yakin bahwa kedepannya, Golomory Coffee akan semakin diterima dipasaran dan menjadi primadona para pencita dan penikmat kopi, baik masyarakat lokal, domestik hingga mancanegara.