Ini Lima Pejabat Eselon II Lingkup Pemkot Kupang Yang Akan di Roling

Bagikan Artikel ini

Pansel Roling Jabatan Eselon II Lingkup Pemkot Kupang Mulai Bekerja
Kupang, NTTOnlinenow.com – Rencana Pemerintah Kota Kupang untuk melakukan roling lima jabatan eselon dua segera dilakukan. Pasalnya, Panitia Seleksi atau Pansel untuk roling jabatan eselon dua mulai bekerja, untuk menyeleksi pejabat yang akan diroling.

Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man saat diwawancarai di kantor DPRD Kota Kupang, mengatakan, roling lima jabatan eselon II ini merupakan roling saja, karena ada beberapa pejabat yang sudah menduduki jabatan tertentu sudah sangat lama sehingga perlu dilakukan rotasi untuk penyegaran.

Lima jabatan eselon II yang akan diroling yaitu, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Keuangan dan Aset Daerah serta Dinas Pendidikan.

Setelah hasil pansel telah didapatkan, maka hasilnya akan dikirim ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk disetujui, setelah itu barulah bisa dilaksanakan pelantikan.

“Jadi setelah kami roling lima jabatan ini, selanjutnya kami akan mulai dengan seleksi pengisian jabatan eselon II yang lowong, sekaligus dengan sekda. Karena untuk panselnya sudah terbentuk, pansel dan assesor dari Provinsi,” kata Herman Man.

Sebelumnya, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Elvianus Wairata mengaku ada lima jabatan eselon II yang akan dimutasi. Lima jabatan eselon dua yang akan diroling yaitu jabatan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bappeda, Badan Keuangan dan Aset Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan.

“Kelima jabatan inilah yang sudah ada persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara untuk dilakukan pansel dan melakukan seleksi untuk roling jabatan-jabatan ini, saat ini kami sementara berproses dan diupayakan segera berjalan,” kata Elvianus Wairata.

Wairata menjelaskan, kelima pejabat eselon II yang menempati jabatan ini akan diseleksi, dimana bidang dan kompetensinya, jadi ditempatkan sesuai dengan kemampuannya dan bidangnya.

“Roling merupakan hal biasa yang ada dalam birokrasi pemerintahan, jadi tujuannya adalah untuk membuat ASN lebih kreatif dan mampu bekerja di mana saja ditempatkan, juga sebagai bentuk penataan agar jalannya roda pemerintahan ini lebih baik dari waktu ke waktu,” jelasnya.

Menurutnya, hasil pansel diharapkan dapat diperoleh dalam waktu dekat, karena setelah pansel, hasilnya harus dikirim kembali ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk dilihat kembali, apakah sesuai atau tidak.

“Jika semua tahapan proses ini sudah selesai, maka hasilnya akan disampaikan kepada Wali Kota Kupang, untuk melakukam roling, diharapkan segera agar kita dapat melanjutkan dengan seleksi pengisian jabatan eselon II yang lowong dan pengisian jabatan sekretaris daerah,” ungkapnya.

Setelah roling ini, kata Wairata, akan ada 10 jabatan eselon dua yang kosong, juga jabatan sekda definitif, untuk satu jabatan eselon II, sesuai dengan aturan, harus ada tiga pelamar yang melamar dan mengikuti seleksi.

“Jadi untuk satu jabatan eselon dua, harus ada tiga pelamar, jadi total eselon tiga yang mengikuti seleksi pengisian jabatan eselon dua sebanyak 30 orang, dan itu merupakan pejabat eselon tiga yang ada di lingkup pemerintah Kota Kupang,” terangnya.