Banggar dan Pemkot Kupang Sepakati Penambahan 100 Orang PTT

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Badan Anggaran, atau Banggar DPRD Kota Kupang bersama pemerintah Kota Kupang, menyepakati perekrutan tambahan 100 Pegawai Tidak Tetap, atau PTT di lingkup Pemerintah Kota Kupang. Kesepakatan Perekrutan tambahan 100 PTT dalam Rapat Badan Anggaran dalam Lanjutan Sidang Dua DPRD Kota Kupang dengan Agenda Perubahan APBD Tahun 2019 yang berlangsung di ruang Sidang DPRD Kota Kupang, Rabu 13 Agustus 2019.

Penambahan Tenaga PTT yang disetujui, akan direkrut dari Guru Honor yang dibiayai oleh Komite Sekolah, serta tenaga kesehatan yang magang di Puskesmas Pembantu, atau Pustu, dan Puskesmas di Kota Kupang.

Dalam Sidang Tersebut Anggota Banggar DPRD Kota Kupang, Daniel Hurek mengatakan, Pemerintah Kota Kupang dan DPRD perlu memikirkan nasip guru honor yang dibiayai oleh Komite Sekolah, karena upah yang diterima oleh para guru tersebut paling besar berjumlah 300 ribu rupiah. Bahkan diantara mereka ada juga yang menerima upah hanya sebesar 150 ribu rupiah. Selain itu kata Hurek, Pemerintah juga perlu memikirkan nasip tenaga kesehatan yang magang di Puskesmas dan Pustu, karena banyak diantara mereka yang bekerja sukarela tanpa digaji sepeserpun. Oleh karena sudah saatnya pemerintah memperhatikan nasip mereka dengan merekrut menjadi tenaga PTT.

“Jadi Pemerintah dan DPRD perlu memikirkan nasip guru honor Komite dan tenaga kesehatan yang tidak mendapat upah yang layak. Mereka butuh biaya untuk hidup sehingga mereka juga jarus mendapat upah yang layak atas pengabdian mereka,” kata Hurek.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Anggota Banggar Asal Fraksi Nasdem, Yuvensius Tukung, menurutnya, sudah saatnya pemerintah memberikan perhatian kepada guru honor Komite yang upahnya sangat kecil, namun mereka mengabdi dengan sepenuh hati untuk mendidik generasi bangsa. Untuk itu, sudah selayaknya pemerintah perlu merekrut tambahan PTT, dengan syarat khusus bagi guru honor Komite, dan tenaga kesehatan yang magang tanpa gaji di Pustu dan Puskesmas di Kota Kupang.

Menanggapi Usulan Anggota Banggar, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskial Loudoe langsung mengambil sikap dengan menyetujui usulan anggota Banggar DPRD Kota Kupang, dan menyetujui penambahan 100 orang tenaga PTT dalam sidang Perubahan APBD tahun 2019.

“Kita DPRD juga punya hak untuk budgeting demi menggaji mereka. Oleh karena itu kita semua disini harus menyepakati untuk merekrut mereka yang mengabdi dengan tulus menjadi tenaga PTT,” tegas Loudoe.

Sementara itu, Pemerintah Kota Kupang, Lewat Penjabat Sekda, Rivianus Wairata, juga menyepakati usulan Banggar DPRD Kota Kupang, dan Pemerintah juga berjanji akan merekrut PTT sesuai dengan kesepakatan antara Pemerintah dan DPRD.