Aniaya Warga, Kades Faturika dan Oknum PNS Polres Belu Dilaporkan ke Polisi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Silvester Nai melaporkan Kepala Desa (Kades) Faturika Bene Ulu dan PNS Polres Belu Yoseph Bria ke Polisi terkait penganiayaan terhadap dirinya.

Kasus penganiayaan tersebut dilaporkan korban Silvester Nai ke Polsek Raimanuk untuk proses lebih lanjut.

Keluarga korban, Ferdinandus Man mengatakan korban tak lain adiknya telah melaporkan Kepala Desa Faturika, Bene Ulu, Yoseph Bria yang merupakan PNS di Polres Belu serta seorang lain lagi atas nama Stefanus Lau ke Polisi.

Jelas Ferdinandus, ketiga pelaku melakukan penganiayaan secara bersama alias mengeroyok hingga korban mengalami sejumlah luka di wajah yakni pada bagian pelipis, leher dan bibir.

“Kami sudah lapor ke Polisi dan visum. Sementara ambil keterangan korban dan saksi atas nama Emanuel Berek di Polsek Raimanuk,” ujar dia kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (29/7/2019).

Dituturkan, kronologi kejadiannya bermula saat ada kegiatan keluarga di rumah adat Kampung Baru Mauasu pada Jumat 26 Juli kemarin. Dalam acara itu terjadi perkelahian antara seseorang bernama Tae Man dari Webaha dengan orang lain.

“Waktu itu ada acara hatetuk uma lulik (mendirikan rumah adat, red),” kata Ferdinandus.

Dikatakan, karena terdesak Tae Man ini berlari ke dalam rumah adat dan menabrak sebuah meja hingga terjatuh, setelah itu bangun dan terus berlari. Sementara korban sedang makan di dalam rumah adat.

Namun, tidak lama berselang datanglah ketiga pelaku dan langsung memukuli korban berulang kali. Padahal korban tidak tahu masalah apapun. Desa Bene, dan Yoseph Bria dan Fanus Lau datang langsung keroyok korban.

“Bibir korban robek, telinga memar dan bengkak. Korban tidak tahu masalah dan telah laporkan Kepala Desa dan pegawai dari Polres ke Polisi, dan mengambil visum,” terang Ferdinandus.

Terpisah Kapolsek Raimanuk, Daniel Taek yang dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (29/7/2019) membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut.

Jelas Taek, laporan kasus tersebut telah diterima pihaknya, tetapi belum dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Dia juga membenarkan ketiga pelaku Kepala Desa, PNS Polres Belu dan satu warga lainnya sudah dilaporkan oleh korban. Sementara pelaku PNS Polres Belu Yoseph Bria itu dari Polres jelas dia, nanti akan dikonfirmasi ke yang bersangkutan.

“Nanti kita dalami dulu nanti baru kita kasih informasi. Saya juga coba konfirmasi ke Yosep Bria dulu karena saya tidak tahu. Nanti kita masih layangkan panggilan untuk para saksi,” kata Taek.

Terpisah Kepala Desa Faturika, Bene Ulu yang dikonfirmasi media terkiat kasus penganiayaan via handphone tidak bisa dihubungi.