Klarifikasi Larang Jurnalis Liput, Regina Mau Loe Sampaikan Permohonan Maaf

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Anggota DPRD Belu, Regina Mau Loe memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutnya menghardik dan melarang jurnalis VoxNtt.com, Marcel Manek saat meliput di ruang sidang Dewan Belu, Senin (22/7/2019).

Selain bersama awak media hadir juga Wakil Ketua II DPRD Belu, Jeremias Junior Manek dalam klarifikasi tersebut di ruang kerja Wakil Pimpinan II Dewan dimaksud, Selasa (24/7/2019).

Dalam klarifikasi jelas Reginaa, dirinya tidak ada niat untuk menyakiti wartawan. Namun, yang dilakukannya hanya melaksanakan permintaan Pimpinan DPRD Belu saat sidang agar tidak boleh diekspose terkait insiden antara Anggota DPRD dengan Wakil Bupati Belu.

“Saya tidak berpikir bahwa saya menghalang-halangi wartawan untuk tidak boleh meliput suasana dalam gedung. Kecuali pada saat kejadian saya menghalang-halangi atau saya memarahi,” ucap dia.

Dituturkan, jika memang dirinya melarang wartawan atau menghalangi wartawan maka tentu tidak akan ada foto yang berhasil diabadikan oleh wartawan. Nyatanya, wartawan bisa memotret suasana dalam ruang sidang dan mempublikasikan.

“Sebagai bukti kan dia ada posting foto semua kalau saya halang-halangi berarti saya merusak hasil dia punya hasil tidak ada. Saya hanya mau klarifikasi berita yang ada di media itu sungguh seperti terkesan bahwa saya membuat suatu kesalahan besar yang membuat para wartawan atau adik ini tidak merasa nyaman. Kalau dia tidak merasa nyaman kenapa dia posting kembali gambar yang dia ambil?” kata Regina.

Disebutkan lagi, sikapnya terhadap wartawan Marcel Manek itu hanya meneruskan permintaan Pimpinan DPRD untuk tidak boleh ekspose insiden yang terjadi di ruang sidang sebelumnya antara Anggota DPRD Manuel Do Carmo dengan Wakil Bupati, J. T. Ose.

“Saya minta maaf untuk itu. tapi saya minta juga kalau bisa adik-adik sekalian juga kita saling menghargai. Kalau saat saya bicara adik merasa bahwa saya punya suara kasar bisa disampaikan,” ungkap Anggota Dewan dari Partai PKPI itu.

Baca juga : Oknum Anggota DPRD Belu Larang Wartawan Liput di Ruang Sidang

Regina diakhir klarifikasi menyampaikan ingin bertemu dengan wartawan VoxNtt Marcel Manek untuk meminta maaf secara langsung jika telah membuat dirinya merasa tidak nyaman.

“Saya juga punya kerinduan untuk bertemu langsung dengan yang bersangkutan. Biar saya bisa bangun komunikasi dan menyampaikan permohonan maaf apabila dia merasa tidak nyaman,” ujar dia.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD, Jeremias Manek Junior dalam membenarkan bahwa dalam rapat paripurna, Senin (22/7/2019) tersebut ada indsiden kecil sehingga dirinya meminta jangan sampai diekspose dan dimasukkan dalam risalah sidang.

Mungkin, lanjut Manek pernyataan itulah yang ditangkap dan kemudian disampaikan oleh Anggota DPRD Regina kepada wartawan Marcel Manek dengan kalimat yang tidak tepat atau kurang berkenan. “Ini hanya terjadi misskomunikasi antara wartawan dengan anggota DPRD sehingga perlu ada klarifikasi dan diluruskan,” ucap dia.

Akui dia, sebelum tutup sidang itu dirinya sempat menyampaikan kepada teman-teman untuk tidak boleh merekam atau foto kejadian, risalah rapat tidak boleh dicatat. Tapi ternyata ada insiden sedikit, ada salah paham dengan ibu regina.

“Yang Ibu Regina kutip bahasa itu dari saya, bahwa untuk tidak boleh ekspose, tidak boleh dicatat dalam risalah. ternyata ada teman (wartawan, red) yang masuk untuk foto, sehingga mungkin tidak sempat koordinasi. Kita minta ini tidak perlu melebar dan saling memahami,” ujar Manek.

Lanjut dia, meski sudah ada klarifikasi, dan pihak wartawan tetap akan menempuh proses lainnya, pihaknya tetap akan menyikapi masalah tersebut melalui Badan Kehormatan (BK) DPRD.

“Sebagai pimpinan, saya akan menyampaikan ke Badan Kehormatan (BK). Soal langkah lebih jauh silahkan tapi DPRD secara internal akan memrosesnya,” akhir Manek.