Sambangi Dewan Pers, JO’MARI Flobamora Adukan Dua Media

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Relawan JO’MARI Flobamora Selasa (2/7/2019) meyambangi Gedung Dewan Pers dan mengadukan 2 media yang menurut mereka telah mencemarkan nama baik Ketua Umum Relawan JO’MARI Flobamora relawan pendukung Jokow-Ma’ruf Amin secara keseluruhan. Ke dua media tersebut telah mempublikasi berita tanpa melakukan klarifikasi kepada Mikael Umbu Zasa yang juga merupakan Ketua Umum Relawan JO’MARI Flobamora.

Hari ini kami datang utk melakukan klarifikasi dan sekaligus melaporkan dua media atas pemberitaan yang dilakukan oleh Beritasatu.Com Selasa (25/6/2019) dan tribunnews.com pada Minggu (30/6/2019), dimana kedua pemberitaan tersebut telah membentuk opini publik seolah-olah JO’MARI Flobamora bukanlah bagian dari relawan Jokowi yang teregister di Direktorat Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN).

Berita tersebut terkesan bahwa Relawan Jo’mari seolah-olah berlindung di TKN Jokowi-Ma’ruf, sehingga bisa menduduki lahan 10 ha di Kelurahan Harjamukti, Depok. Padahal jauh sudah 20an tahun sebelum adanya pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden dan wakil presiden 2019 (pilpres), kami telah berada dan berdomisili diatas lahan yang di Claim tersebut, tegas Mikael Umbu Zasa.

Lanjut Mikael, JO’MARI Flobamora terdaftar di Direktorat Relawan TKN yang di Pimpinan K.H Maman Imanulhaq dengan nomor SKTC49/DRL TKN/2018 pada tanggal 01 Oktober 2018. Relawan JO’MARI Flobamora telah mempunyai jaringan cabang di 22 kabupaten dan kota di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Saya hannya mempertegas saja dan menyampaikan nomor registrasi yang diterbitkan TKN, karena dalam surat tanggapan dari K.H Maman Imanulhaq nomor 58/S-K/Dis-R/V/2019 tanggal 31 Mei 2019 sesuai berita yang tertera di 2 media ini secara tegas mengatakan bahwa TKN tidak terkait dengan JO’MARI Flobamora (tribunnews 30/6), tutur Didinong Say Sekjen JO’MARI Flobamora yang hadir bersama di rumah Cemara TKN.

Masalah lahan yang dituding Agus Supriatna Kuasa Hukum PT Cempaka Maharani Indah Realty (CMI) kepada Mikael Umbu Zasa dan JO’MARI Flobamora, kami tegaskan itu adalah Hoax, Fitnah dan upaya pembusukan nama baik. Pihak CMI lewat kuasa hukumnya sudah menebarkan berita bohong sehingga telah mencemarkan nama baik kami dan JO’MARI FLOBAMORA, apalagi di ke dua media itu sudah menyebut suku-suku kami dari NTT yang akan menimbulkan RASIS, lanjut Mikael Umbu Zasa.

JO’MARI belum setahun berdiri sementara lahan ini sudah digarap oleh masyarakat yang bukan dari NTT saja Sejak lama , jadi kalau persoalan tanah garapan yang sudah kami garap belasan tahun lalu ini digoreng ke TKN Jokowi-Ma’ruf ini merupakan pembusukan terhadap relawan, lanjut Mikael yang didampingi Didinong Say Sekjen JO’MARI Flobamora, Oscar Rasi,SH dan Tobbyas Ndiwa,SH Advokat muda asal NTT.

Hari ini kami adukan ke Dewan Pers dan sudah diterima, mudah-mudahan tidak terlalu lama Dewan Pers sudah memanggil ke dua pimpinan redaksi tersebut, sehingga berita ini bisa diluruskan dan kami siap memberikan klarifikasi dan informasi serta data-data yang benar dan sah menurut aturan dan UU yang berlaku sedetailnya. Selanjutnya kami serahkan ke tim Advokasi kami untuk di proses hukum ke Polda Metro/Mabes Polri terkait informasi yang tidak benar dan cendrung tendensius, tegas Mikhael Umbu Zasa.