Wakil Bupati Minta Petugas Kesehatan Melayani Dengan Tulus

Bagikan Artikel ini

Oelamasi, NTTOnlinenow.com – Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe mengatakan, hati yang gembira adalah obat yang manjur. Melayani dengan wajah yang ceria, hati yang tulus dan gembira harus menjadi modal berharga petugas kesehatan dalam melayani pasien.

Demikian Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe saat acara syukuran Puskesmas Takari, Senin (1/7/2019).

Ditambahkannya dengan memberikan pelayanan yang terbaik akan memberikan dampak positif terutama bagi pasien sehingga akan terobati secara moril. “Pasien yang hatinya gembira akan lebih mudah terobati”, ungkap Wabup Jerry.

Dengan berdirinya gedung baru permanen yang memadai ini, Wabup Jerry berharap ada peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Takari.

Kepada Kepala Puskesmas Takari, dirinya pesankan agar menjadi teladan dan mengarahkan stafnya untuk berkerja dengan baik. Wabup Jerry pada kesempatan tersebut nyatakan ilustrasikan agar Puskesmas jangan seperti kuburan yang kelihatan bagus diluar tapi didalam tidak ada kehidupan, tetapi harus imbang diluar baik dan didalamnya juga ada suatu pelayanan yang baik.

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Kupang Habel Mbate dalam sambutannya menyatakan harapan agar terbangunnya gedung baru puskesmas Takari semakin menguatkan pelayanan kepada masyarakat Takari. Kepada para petugas kesehatan Habel pesankan agar melayani dengan keramahan, senyum dan kualitas terbaik. “Fasilitas yang baik harus diimbangi dengan kualitas tenaga kesehatan yang baik. Kepada Pemerintah kami harapkan ada penambahan tenaga kesehatan di sini demi peningkatan pelayanan kesehatan disini”, ungkap Habel.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dr.Cokorda dalam laporannya menyatakan dana pembangunan Puskesmas Takari dengan biaya Rp 5,5 Miliar bersumber DAK Kemenkes RI yang didistribusikan di 13 Puskesmas di Kabupaten Kupang.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Kupang Benny Polin, Camat Takari Yulius Taklal, Kabag Humas Marta Para Ede. (Bagian Humas Kabupaten Kupang)