Proyek Pekerjaan Enam Taman di Kota Kupang Dalam Proses Tender

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kota Kupang akan segera memulai pekerjaan fisik enam taman yang akan menjadi icon Kota. Enam titik taman tersebut tersebar di beberapa kecamatan di jalan-jalan protokol di Kota Kupang.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Setda Kota Kupang, Roni Tade, mengatakan Paket pertama, di Patung Sonbai, paket ruang terbuka hijau di patung Ina Bo’i, paket ruang terbuka hijau di jalan Sam Ratulangi, ruang terbuka hijau taman tugu Adipura, taman patung kasih, penataan ruang terbuka hijau alun-alun Kota Kupang, dan keenam, paket pengadaan lampu taman boulevard jalan Adi Sucipto.

Total keenam paket pekerjaan ini sebesar Rp 13 miliar lebih. Keenam proyek ini sementara dalam proses pelelangan di Bidang Pelelangan Barang dan Jasa, untuk mendapatkan penyedia yang berkompeten dan mempunyai kualifikasi dalam pembangunan taman.

Menurutnya, sesuai dengan arahan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore untuk mempercepat semua proses pelelangan, maka Bagian Pelelangan Barang dan Jasa juga berupaya agar semua paket dapat segera dimulai.

“Berbicara tentang taman, ini merupakan salah satu program strategis dari Wali Kota Kupang, dan akan menjadi icon Kota untuk menata dan mempercantik Kota Kupang,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, pekan lalu.

Dia mengaku, enam taman ini memang bukan pekerjaan standar, tentu harus dikerjakan oleh tangan-tangan kreatif dan memiliki sentuhan seni, maka diharapkan proses pelelangan ini mendapatkan penyedia yang berkompeten.

“Karena ini terkait taman, maka tentunya harus ada sentuhan-sentuhan seni tidak seperti pekerjaan fisik lainnya, diharapkan bisa mendapatkan pihak penyedia yang mempunyai kualifikasi dalam bidang taman,” ujarnya.

Dia mengharapkan, agar proses pembangunan enam taman ini dapat berjalan dengan baik dengan hasil yang baik agar Kota Kupang bisa menjadi lebih baik.

“Sekarang sudah masuk proses pelelangan, dan berkaitan dengan dokumen pelelangan dan pokja pemilihan, diharapkan bisa selesai pada Juli nanti, agar segera didapat penyedia yang memiliki kualifikasi dan segera memulai proses pengerjaan,” ujarnya.