Gelar Reuni Akbar, Ikalasmi Angkat Tema “Make asmi Great Again”

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Jakarta, NTTOnlinenow.com – 1 Juli 2019 Kampus Ungu yang dulu dikenal dengan nama Akademi Sekretaris & Manajemen Indonenesia (ASMI) genap berusia 57 tahun. Kampus yang terletak di Pulo Mas, Jakarta Timur ini diresmikan Ibu Tien Soeharto istri Presiden RI ke dua pada 10 Desember 1981.

Bicara ASMI tidak terlepas dari nama ABJ Tengker dan Benny Tengker. Dari tangan dingin seorang ABJ Tengker lahirlah ASMI dibawah naungan Lembaga Pendidikan Gideon (YLPG). Ditangan sang ponakan Benny Tengker (Benteng) ASMI berkembang menjadi Lembaga Pendidikan Manejemen dan Sekretaris level atas siap pakai dalam dunia usaha.

YLPG dibawah kepemimpinan Benny Tengker berkembang pesat hingga melahirkan Akademi Maritim Indonesia (AMI), Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM), Sekolah Tinggi Administrasi asmi (STAd asmi), Sekolah Tinggi Ekonomi Kampus Ungu (STIEKU) dan kini dua lembaga pendidikan tersebut telah disatukan menjadi Institut Bisnis Multimedia asmi (IBM asmi).

STADS asmi merupakan Perguruan Tinggi yang pada awalnya bernama Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia (ASMI) yang didirikan pada tanggal 1 Juli 1962 dan menjadi STAdS asmi pada tahun 2000. STIE Kampus Ungu yang pada awalnya bernama Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) didirikan 31 Mei 1983, pada tahun 1993 berganti nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gedeon, tahun 1999 berganti nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kampus Ungu. Kini kedua lembaga tersebut telah disatukan menjadi IBM asmi.

Dalam waktu 3 tahun ASMI telah mendapat status DIAKUI dari Dep. PTIP pada tangal 1 Juli 1965. Pada tahun 1987 barulah ASMI mendapat pengakuan status DISAMAKAN dari Pemerintah dengan Surat Keputusan Men. P dan K No. 0592/D/1987 jo No. 010/01/1990.

Dalam dekade kedua pertumbuhan ASMI (1972-1982), tujuan pendidikan ASMI saat itu lebih terarah kepada profesionalitas jabatan sekretaris dan tenaga ahli administrasi perkantoran yang memenuhi persyaratan tenaga pelayanan jasa informasi dikantor-kantor modern, dan pada tahun 1976 ASMI menambah program pendidikan profesional yang dikenal dengan Mayoring Computer dan Mayoring Akuntansi ditingkat jenjang pendidikan Sarjana Muda (B.Sc.).

Pada dekade 1980-an ASMI membuka dua jurusan masing-masing jurusan Sekretari dengan program Studi Sekretari dan Jurusan Manajemen Administrasi dengan konsentrasi manajemen perkantoran, akuntansi dan informatika. Lulusan ASMI saat itu dipersiapkan sebagai calon manajer kantor dengan spesialisasi Manajemen Perkantoran, Akuntansi dan Komputer Dalam tahun akademik 1982-1983 ASMI melaksanakan sistem pengajaran berdasarkan SKS dan sekaligus merelisasikan stratifikasi stuktur pengajaran dari pola Sarjana Muda menjadi Program Diploma.

Pada dies natalis ke-57, Ikatan Alumni Kampus Ungu (IKALASMI) akan menyelenggarakan reuni akbar lintas angkatan se Kampus Ungu pada tanggal 13 Juli 2019.

“Ini namanya reuni rekonsiliasi, karena untuk pertama kalinya kita adakan lintas angkatan dengan melibatkan asmi Extantion, Stim, Stie dan IBM asmi. Apalagi ini kali pertama kita laksanakan sejak kedua perguruan tinggi ini disatukan. Angkatan kami sudah terkonfirmasi 150 orang lebih yang akan hadir dalam reuni nanti. Saya bangga bisa belajar di Kampus Ungu, karena di era kami kualitas alumni tidak kalah dibandingkan dengan perguruan tinggi negeri manapun. Jaman itu kami dididik untuk siap kerja”, tutur Virgiani Nababan (koordinator angkatan 1990).

Ketua Panitia Yurika Fratiwi (1987) menjelasakan bahwa reuni kali ini disamping kita bernostalgia, ada beberapa even yang merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka dies natalis IBM asmi. Selanjutnya Yurika menggambarkan kegiatan reuni yang terdiri dari mata acara yaitu Seminar & Workshop dan temu kangen alumni.

Sesi pertama pukul 09.00 – 11.00 ada kegiatan seminar dan workshop tentang kekayaan intelektual untuk meningkatkan daya saing Indonesia (workshop dan fasilitas mengurus hak paten) dan simulasi diklat koperasi. Pada sat yang bersamaan akan dilakukan aksi sosial donor darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia. Kegiatan ini akan melibatkan mahasiswa IBM asmi, AMI, alumni dan undangan dimana materinya akan diisi oleh Kementrian terkait.

Sesi kedua pukul 11.30 kita masuk pada acara reuni (temu kangen) dengan sejumlah acara seperti testimony dari alumni, games, salam sapa, kaleidoskop, perform dan bergoyang Maumere bersama sebagai simbol kebersamaan dalam Kampus Ungu diakhiri pembagian door price. Kegiatan reuni akbar ini bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO).

Disaat yang sama akan diresmikan pendirian IBM asmi Enterpreneur Center dan IBM asmi Women Empowoment Center. Kedua lembaga ini akan berada dibawah IBM asmi untuk membantu mahasiswa, alumni dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian IBM asmi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Diharapkan dengan hadirnya dua lembaga ini bisa menjawab tema reuni “make ASMI great again”. Tema ini punya makna dan tantangan bagi IKALASMI yang ingin mengembalikan kejayaan ASMI seperti di era 80 an hingga 90an, itu tekad kami dan YLPG tegas Yurika.

Ketua YLPG Angelica Tengker dalam acara halal bi halal beberapa waktu lalu mengajak alumni untuk kembali ke kampus Ungu. “Bagi alumni yang ingin melanjutkan studi S1 atau S2 bahkan keluarga alumni yang ingin kuliah di ASMI, Yayasan akan memberikan discount”, tegas Angelica. Ini salah satu stategi mengembalikan IBM asmi kembali eksis seperti era Benteng sebutan Benny Tenger yang juga ayah Angelica Tengker.

Pada era kepemimpinan Benny Tengker, ASMI banyak memberikan bea siswa bagi atlit berprestasi baik di kejuaraan dunia maupun di Pekan Olah Raga Mahasiswa (POM). Sejumlah nama dari berbagai cabang olahraga yang pernah mengenyam pendidikan di Kampus Ungu : Syamsul Anwar Harahap, Husni Ray, Yunus Tiran, Frans VB, Heri Makawimbang (Tinju), Lukman Hakim, Harold Kusler, Semmy Soselisa (Softball), Kalvin, Andreas, Lucky Damapoli (Polo Air), Viktor Laiyan, Zulfarsyah, Edy Witoko, Salindri, Olga Kaseger (Volley), Liem Swi King, Ivana Lie, Maria Fransisia, Beben (Bulutangkis), Omita Ompie, Anang, Ribka, Bakrie ( Karate), Tonny Nur (Silat), Ida Anwar (Basket), Ratna Pradipta, Bintarti (Renang), Eko, Finca Kumala (Loncat Indah), Hengky Acong (Balap Sepeda), Olivia Bolang (Terjun Payung), Nehemia Wospakrik, Tedy Cahyono, Joni Palar, Keke, Asmulyati Ashar (Hocky), Karmawan, Nilo (Gulat), Gatot, Starlet, Syntia (Atletik), Bobie Regar, Dian Nafasyah, Nani Suwanto (Tenis Meja), Adwin Wibisono, Didi Bolang (Anggar), Andi Ngawe, Jony Edward Simanjuntak, Parscoyo, Ricky Nelson Ndoen, Fery Darmawan, Jaelani, Frans Watu, Jahlul Fadil (Sepakbola).

IBM ASMI, sebagai lembaga Pendidikan Tinggi terpanggil untuk menghadirkan gambar kehidupan manusia yang utuh yakni menjadi bijak dan bukan bejat. Hasil penelitian sekolah bisnis terbaik di AS bilamana ada lima lulusannya maka hanya ada satu yang menjalankan etika bisnis dan sisanya menghalalkan segala macam cara untuk mencapai apa yang diinginkan alias tidak memiliki etika bisnis (James O Brien, 2005).

Makanya tidak cukup seseorang dididik untuk menjadi pandai, kaya atau canggih saja. Manusia, juga butuh ketenangan jiwa dan spiritual. Oleh karena itu, IBM ASMI terpanggil untuk menghadirkan suatu pendidikan tinggi yang juga turut menghadirkan dimensi kemanusiaan yang utuh (human being not animal) yang dirasakan dan semakih diperlukan. Dari sisi inilah IBM ASMI lahir sebagai Institusi yang terpanggil memanusiakan manusia, tutur Aristarkus Didimu Rumpak dosen senior IBM asmi.

Registrasi Kehadiran Reuni Akbar Alumni Kampus Ungu, Sabtu 13 Juli 2019: http://tinyurl.com/alumnikampusungu