Wagub NTT Minta Percepat Usulan KEK Pariwisata di Mabar

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Labuan Bajo, NTTOnlinenow.com – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar diskusi “Kick Off Meeting” terkait pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tana Naga dan Tana Mori di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Kegiatan ini digelar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (27/6/2019). Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi, pihak Kementrian Pariwisata, BKPM, PINA Bappenas, BTDC Bali, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan sejumlah tokoh masyatakat setempat.

Wagub Nae Soi dalam sambutan dan arahannya menegaskan agar pengusulan terkait KEK pariwisata tersebut, diproses lebih cepat agar pembangunan bisa dilaksanakan lebih cepat dengan pihak investor.

Selain itu, Nae Soi juga menegaskan, agar KEK pariwisata dimaksud, mendukung pembangunan ekonomi lebih cepat dan inklusif serta mendukung penyiapan sumber daya manusia (SDM).

“Untuk SDM perlu menyiapkan SMK, perguruan tinggi dan pusat layanan kesehatan serta dukungan pembangunan homestay dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” tegasnya.

Sebelum diskusi dimulai, Wagub Nae Soi terlebih dahulu melakukan peninjauan langsung ke lapangan dan memberikan catatan agar segera merencanakan infrastruktur jalan.

Sesuai dengan rencana kelayakan yang disiapkan, KEK pariwisata akan menyerap 15.700 tenaga kerja. Pembangunan KEK yang dilaksanakan sesuai kebijakan daerah pariwisata estate berbasis masyarakat dan mendukung ring of beauty.

Forum yang juga dihadiri pihak Kementrian Pariwisata, BKPM, PINA Bappenas, BTDC Bali, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan tokoh masyatakat itu, bersepakat bahwa KEK pariwisata sangat dibutuhkan untuk segera diproses pengusulannya.