Anggelica Tenggker : Almamater Terbuka Bagi Alumni, Kita Berikan Dispensasi Bagi Yang Mau Lanjut Ke Jenjang S1 dan S2.

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Masih dalam suasan idul fitri, alumni Kampus Ungu Akademi Sekretaris dan Manajemen Indonesia (ASMI) kumpul dan saling melepas rindu sambil bermaaf-maafan. Ratusan alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni ASMI (Ikalasmi) Sabtu (15/6/2019) sejak siang sudah menunggu di Charter Box, Plasa Senayan.

Umur boleh tua tapi semangat kebersamaan harus tetap muda. Hal ini nampak dari wajah-wajah alumni tahun 1970-an hingga 2000-an. Lagu “di Kampus Ungu kita bersaudara” terdengar merdu dari mulut manis para alumni. Syair lagu ini dirubah dari sebuah lagu rohani “Dalam Tuhan Kita Bersaudara”, maklumlah ASMI dulu diminati oleh anak-anak daerah dari Sabang hingga Merauke karena mutu dan program kuliah yang bisa menjawab kebutuhan dan tantangan dunia usaha.

“Ini acara dadakan, awalnya dari rasa rindu para alumni yang telah lama vacum dan berpisah, lalu ada yang ingin bernostalgia, kangen-kangenan. Ini masih dalam suasan lebaran sekalian kita adakan halal bi halal, tutur Hudi Yusuf sang inisiator. alumni tahun 1989. Bagai gayung bersambung, ide ini langsung direspon teman-teman dari angkatan 70-an hingga 90-an, lanjut Hudi yang juga berprofesi sebagai pengacara.

Hudi berharap program bakti sosial yang selam ini telah dijalankan oleh Alumni Kampus Ungu (AKU Peduli) dapat digiatkan lagi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada saat terjadinya bencana di DKI Jakarta maupun di daerah lainnya. Demikian halnya dengan gagasan reuni akbar tanggal 13 Juli 2019, kita berharap agar Kampus memberi ruang dan mendukung rencana ini, walaupun secara hirarki kelembagaan tidak alumni tidak berada di dalamnya, namun sebagai mitra strategis alumni dapat menjadi pilar Kampus sehingga dapat berkontribusi dalam menjaga eksistensi dan mutu lembaga.

“Surprise, semula kami prediksi sekitar 50-an orang, syukur alhamdulilah membludak hingga ratusan alumni, bahkan ada yang datang dari Bogor, Tangerang dan Bekasi. Momentum ini kita gunakan untuk menjernihkan hati karena kita tahu kemarin pilpres kita berbeda dalam pilihan, bahkan tak sadar kita saling serang satu sama lain. Kita harapkan dengan halal bi halal dan reuni lintas angkatan ini sudah tidak ada lagi dukung mendukung, kita satu putra dan putri Indonesia yang telah dididik dalam perbedaan suku, bahasa, agama di Kampus Ungu, Di Kampus Ungu kita bersaudara, lanjut Andi Tenri Engka dan Evi Andrea alumni tahun 1990 yang aktif di resimen mahasisiwa (Menwa) dan panitia Ospek.

Lembaga pendidikan ASMI bernaung dibawah Yayasan Lembaga Pendidikan Gideon (YLPG) disamping Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Gideon (STIM) dan Akademi Maritim Indonesia (AMI). Seiring berjalannya waktu ASMI berubah manjadi Institut Bisnis dan Multimedia (IBM asmi) yang merupakan pengembangan Institusi perguruan tinggi melalui suatu proses penggabungan 2 (dua) Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga Pendidikan Gideon (YLPG) yaitu STAdS asmi dan STIE Kampus Ungu. STAdS asmi merupakan Perguruan Tinggi yang pada awalnya bernama Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia (asmi) yang didirikan pada tanggal 1 Juli 1962 dan menjadi STAdS asmi pada tahun 2000, sedangkan STIE Kampus Ungu yang pada awalnya bernama Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) yang didirikan tahun 1983, dan pada tahun 1999 menjadi STIE Kampus Ungu.

Di era kepemimpinan Benny Tengker, ASMI banyak memberi kemudahan bagi atlit berprestasi dalam bentuk bea siswa. Benteng begitu Benny Tengker disapa para koleganya sangat tertarik membina cabang olahraga seperti Sepakbola, Tinju, Volly, Hokey, Bulu Tangkis hingga Padua Suara. Nama-nama seperti Syamsul Anwar Harahap, Heri Makawimbang, Husni Ray, Liem Swie King, Viktor Laiyan, Olga Kaseger, Pracoyo, Johni Edward Simanjuntak, Frans Watu, Jaelani, Andi Ngawe Patiasina, Lorens Fernandez tercatat sebagai penerima bea siswa di yang banyak melahirkan sekretaris handal tersebut.

Reuni lintas angkatan ini dilakukan sebagai persiapan menyambut 57 tahun berdirinya ASMI, yang digendakan akan dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2019 di Kampus ASMI-Pulo Mas, Jakarta Timur. Rencana ini disampaikan para alumni di hadapan Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Gideon (YLPG) Angelica Tengker yang hadir pada kesempatan tersebut.

Rencana reuni akabar yang disampaikan IKALASMI mendapat respon positif dari Ketua YLPG Angelica Tengker. “Reuni akbar ini sangat baik, terlebih untuk mendekatkan civitas akademika dengan dunia kerja yang sengaja menghadirkan para alumni agar dapat berbagi ilmu dan pengalaman”, tutur Angelica di Charter Box, Senayan.

Dalam kesempatan itu Anggelica Tengker yang juga putri legenda Kampus Ungu Benny Tengker menjelaskan perkembangan Kampus Ungu dan menawarkan dispensasi biaya bagi alumni yang hendak melanjutkan ke program S1 maupun S2. Kamu juga berharap kehadiran alumni di Kampus Ungu, datanglah kami memberikan kesempatan bagi alumni yang mau memberikan motivasi bagi mahasiswa atau mau berikan pelatihan apa saja sesuai dengan bidangnya. Semoga setelah reuni nanti alumni sering datang ke Kampus, harapnya.

Reuni dan hala Bi Halal dilanjutkan dengan rapat tim kecil untuk mempersiapkan kegiatan reuni akbar 57 tahun ASMI yang akan digelar di Kampus Ungu di bilangan Pulau Mas Jakarta Timur. Disamping membahas reuni akbar, direncanakan pada momentum ulang tahun ASMI 1 juli 2019 akan dilaksanakam Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni ASMI (IKALASMI)