Hasil Lulusan UNBK Kota Kupang Memuaskan

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Kota Kupang berhasil menorehkan prestasi dengan menempati urutan kedua setelah Manggarai untuk pelaksanaan Ujian Nasional Bebrasis Komputer (UNBK) tingkat SMP dengan nilai yang memuaskan.

“Hasil ini cukup memuaskan mengingat Tahun sebelumnya Kota Kupang berada di urutan ke-18, dari 22 Kabupaten Kota se NTT, namun tahun 2019 ini naik ke peringkat dua,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayana Kota Kupang, Filmon Lulupoy.

Dia menjelaskan, Kota Kupang sejak awal memang sudah mempersiapkan semuanya agar tahun ini mendapat peringkat teratas, dengan menggelar berbagai rapat bersama sekolah-sekolah.

“Saya yang pimpin langsung rapat ini, kami semua sepakat untuk membuat pernyataan sikap, bahwa Kota Kupang harus lebih baik tahun 2019 dan akhirnya kerja keras kami membawa hasil yang baik dengan menempati urutan dua,” ungkapnya.

Filmon mengaku, saat sebelum pelaksanaan UNBK, siswa-siswi di kelompokan berdasarkan kelompok mereka, ada yang kelompok tinggi, sedang dan rendah, semua anak dipacu agar bukan hanya lulus, tetapi lulus dengan nilai yang memuaskan.

“Dan Puji Tuhan, saat pengumuman UNBK kemarin, ada tiga anak yang meraih nilai matematika 100, dua anak di Kota Kupang yang mendapatkan nilai matematika 100, yaitu di Sekolah Dian Harapan, dan di St Theresia Kupang, dan satu anak dari Manggarai,” terangnya.

Menurut Filmon, untuk nilai ujian lainnya seperti bahasa inggris dan bahasa Indonesia, ada banyak sekolah Negeri di Kota Kupang yang mendapatkan nilai sangat memuaskan, dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Tahun kemarin itu untuk sekolah Negeri di Kota Kupang rata-rata nilai tertinggi Ujian nasional hanya sampai 68, tetapi tahun ini meningkat, rata-rata nilai mencapai 96 dan 98, tentunya ini sangat membangkan dan merupakan sebuah prestasi,” ungkapnya.

Melihat prestasi ini, Filmon berharap di tahun 2020 mendatang, Kota Kupang sudah bisa melaksanakan UNBK 100 persen di semua sekolah, dan mendapatkan nilai yang memuaskan pula, karena sekarang bukan hanya lulus yang diperlukan, tetapi juga nilai yang baik.

“Untuk sekolah negeri saya rasa bisa untuk mengikuti UNBK 100 persen, kita hanya perlu dorong sekolah-sekolah swasta agar bisa berupaya untuk mengikuti UNBK,” ujarnya.