Anggota Kipan C Yonif Raidersus 744 Kefamenanu Amankan TNI Gadungan

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Anggota Kompi Senapan C Yonif Raider Khusus 744/SYB Kefamenanu, Kabupaten TTU, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste berhasil amankan Anggota TNI gadungan.

Penangkapan Tentara gadungan bernama Jonisius Ato (21) warga Oenunu, RT 002/RW 001, Desa Boen, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka di BTN, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kefamananu, TTU pada Rabu (29/5/2019).

Demikian keterangan pers yang diterima media, Jumat malam (31/5/2019).

Danyonif RK 744/SYB, Letkol Inf. Teuku Mustafa Kamal melalui Dansi Intel, Serma Yuono jelaskan, oknum TNI gadungan Jonisius diamankan sekitar pukul 19.00 Wita. Mengenakan baju kaos loreng TNI hendak membeli rokok di Kios dekat Kos-kosan sanak saudara tempat pelaku menginap.

Saat pelaku membuka dompet untuk membayar rokok, kartu anggota miliknya dalam dompet dilihat oleh Anggota TNI Yonif 744 Kipan C. Lantas Anggota aktif bertanya ke pelaku Anggota TNI dari mana? Pelaku menjawab dirinya dari Malaka.

Merasa ada yang tidak sesuai, pelaku pun kemudian diamankan di Mako Kipan C Yonif RK 744/SYB dan interogasi. Setelah diinterogasi ternyata pelaku bukan Anggota TNI alias gadungan.

Selanjutnya pada pukul 20.45 Wita pelaku Anggota TNI gadungan diserahkan Anggota TNI Yonif RK 744/SYB Kipan C, Danpok Provost Praka Abdul Kadir Zaelani ke SPKT Polres TTU yang diterima Aipda Abilio Falo.

Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku antara lain, 1 buah Kartu identitas anggota TNI, 1 buah Baju Kaos Loreng, 1 buah Tas tactical loreng, 1 buah baju kaos oblong, 1 buah celana pendek boxer, uang sejumlah 1.325.000,-.

Selain itu 1 buah KTP, surat-surat RCK dari Desa dan Polsek RINHAT, fotocopy KTP, fotocopy ijazah, kartu keluarga, 1 buah obat Tco tiansi, 1 buah HP Nokia hitam RM 1190, 1 buah Tas selempang, 1 buah Celana panjang jeans, 1 buah Pas Foto 4×6 berpakaian setengah dinas TNI serta 1 buah kunci motor dan kunci rumah.

Menurut pengakuan pelaku bahwa, dirinya mendapat perlengkapan TNI tersebut dari seseorang atau tetua adat di Malaka dengan membayar uang sejumlah 5.000.000 rupiah dengan maksud dimasukkan menjadi anggota TNI dan mendapatkan Perlengkapan seperti, Kartu identitas Anggota TNI, Kartu id TNI, Baju Kaos Loreng, Tas tactical loreng.

Adapun tujuan pelaku datang ke Kefamenanu untuk bertemu dengan adiknya atas nama Riski Tafuli dan mengantar surat-surat milik adik sepupunya Pius Nahak di BTN, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU.

Sementara pelaku Jonisius Ato diamankan di Mapolres TTU dan telah dibuatkan Berita Acara Penyerahan tersangka dan barang bukti.