Polisi Bidik Proyek dan Dana Desa “Bermasalah” di Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Setelah menetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi Dana Desa, Polres Belu kembali bidik proyek serta Dana Desa yang diduga bermasalah di Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing yang dihubungi, Rabu (23/5/2019) kemarin mengatakan, sepekan lalu empat tersangka telah ditetapkan terkait kasus dugaan korupsi Dana Desa.

Tidak saja itu, penyidik Polres Belu juga tengah membidik sejumlah proyek pembangunan fisik, maupun non fisik serta Dana Desa di wilayah Kabupaten Belu.

Sementara itu lanjut Tobing, Bendahara Desa Numponi, Stefanus Soares Boavida di Kecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka telah menemui penyidik Polres Belu.

“Bendahara Desa Numponi Stefanus Soares Boavida salah satu tersangka kasus dugaan korupsi dana Desa Numponi sudah datang. Sesuai informasi, sudah berikan keterangan terkait kasus itu,” jelas dia.

Selanjutnya, berkas para tersangka sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Belu dan sementara diteliti. Tidak menutup kemungkinan, penyidik akan melakukan gelar perkara, demi kelancaran penanganan kasus.

“Sementara proses penyidikan. Soal penahanan empat tersangka belum, nanti kita lihat dari hasil gelar perkaranya,” ujar Tobing.