Pemkot Membolehkan Eks PSK Karang Dempel Tinggal di Kota Kupang

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala Dinas Sosial, dr. Retnowati mengatakan, menyusul hampir 90 persen dari 124 Eks Pekerja Seks Komersil (PSK) di Lokalisasi Karang Dempel Alak, merupakan warga Kota Kupang, dan sudah mengantongi kartu tanda penduduk, dan kartu keluarga di Kota Kupang, Pemerintah Kota Kupang masih membolehkan mereka untuk kembali ke Kota Kupang pasca dipulangkan kembali ke daerah asal masing-masing, yang sesuai rencana akan dilakukan pada bulan Juni mendatang.

“Pemkot Kupang masih membolehkan eks PSK untuk tinggal di Kota Kupang. Namun mereka semua harus dipulangkan dulu ke kampung halaman masing-masing,” kata Retnowati kepada wartawan di Kupang, Senin (20/05/2019).

Menurutnya, Rata Rata eks PSK Karang dempel sudah tinggal di Kota Kupang selama puluhan tahun dan telah menjadi warga Kota Kupang. Namun mayoritas diantara mereka penduduk berasal dari pulau jawa, sehingga harus dipulangkan terlebih dahulu, dan jika ada yang balik lagi ke Kota Kupang, pemerintah tidak akan menolaknya, karena mereka semua sudah menjadi warga Kota Kupang.

Meskipun Pemerintah Kota Kupang, bakal kembali mengijinkan eks PSK Karang Dempel untuk kembali ke Kota Kupang, kata Retnowati, namun pemerintah akan melakukan pengawasan ketat, agar mereka tidak lagi melakukan praktek prostitusi di Kota Kupang, sebab pemerintah akan mengambil tindakan tegas jika mereka kembali melakukan praktek serupa.

“Mereka akan diterima kembali di Kota Kupang, namun dengan syarat mereka tidak boleh lagi menjadi PSK. Mau usaha apa saja pemerintah akan berusaha fasilitasi, tentu dengan kemampuan yang ada,” katanya.