Resmikan Bendungan Rotiklot, Presiden Jokowi ; Loron Diak Ba, Inan Ama Hotu Mak Hau Hadomi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Presiden Jokowi menyapa masyarakat Belu dengan bahasa Tetum saat sambutan acara peresmian Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, Senin (20/5/2019).

“Loron Diak Ba Inan Ama Hotu Mak Hau Hadomi (Hari Baik Untuk Mama Bapa Yang Saya Sayang),” ucap Jokowi.

Spontan para tamu, undangan (pejabat Propinsi dan Daerah) serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan peresmian langsung membalas salam Presiden sembari bersorak memberikan tepuk tangan yang meriah.

Akui dia, dirinya baru belajar bahasa daerah Belu pagi tadi, sehingga wajar apabila belum terbiasa. Namun, bahasa daerah menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia karena memiliki beragam bahasa daerah dari ujung sampai sabang, dari miangas sampai Rote.

“Kita ada banyak budaya yang beragam, majemuk. Satu Propinsi saja sudah berbeda-beda bahasa daerah. Betapa sulitnya saya belajar, saya ingin menyapa setiap warga dengan bahasa daerah dan ini keberagaman yang kita miliki, kita harus bangga,” kata Jokowi.

Disampaikan bahwa, di NTT ini menuju kemakmuran, menuju sebuah kesejahteraan tanpa ada yang namanya air lupakan. “Kuncinya hanya satu disini yakni air,” ujar Jokowi.

Oleh sebab itu jelas Presiden Jokowi bahwa, di Propinsi yang lain hanya dibangun satu bendungan atau waduk, di NTT sini tujuh waduk dibangun dan yang sudah selesai Raknamo, sekarang Rotiklot yang bagus sekali airnya. Nanti ada lagi lima bendungan di tujuh pulau Timor tiga di Flores.

“Rumus yang harus dipakai di NTT yakni harus dimulai dengan air. Dengan air inilah kita bisa, mungkin hanya setahun sekali panen bisa dua kali panen,” kata dia.

Tambah Jokowi, dengan air kita bisa keluar dari kesulitan warga bisa manfaatkan menanam melon dan tanaman lainnya sehingga bisa keluar dari kesusahan dan meraih kemakmuran serta kesejahteraan.

Sementara itu Wakil Gubernur NTT, Yosep Nia Soi dalam sambutannya menyampaikan masyarakat NTT sangat berterimaksih kepada bapak Presiden Jokowi yang sangat mencintai warga NTT.

“Bapak Presiden sudah duluan mencintai kami. Kami butuh air, infrastruktur jalan bapak kasih. Hanya Presiden Jokowi saja yang kasih sebelum diminta warga NTT,” ucap Nai Soi.

Usai sambutan diresmikan Bendungan Rotiklot yang ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Mensesneg Pratikno, Gubernur NTT Victor Laikodat, Wagub Yosep Nai Soi dan Bupati Belu Willy Lay dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti.

Selesai itu Presiden Jokowi didampingi para Pejabat meninjau bendungan dan menaburkan benih ikan nener ke air Bendungan Ritiklot dilanjutkan dengan menanam sejumlah jenis anakan pohon bersama para Pejabat Pemerintah, TNI-Polri di taman bendungan Rotiklot.

Turut hadir dalam acara tersebut, Walikota dan Bupati se-Propinsi NTT, yang Mulia Uskup Dominikus Saku,Pr, para Biarawan-Biarawati, tokoh adat, tokoh masyarakat, Pimpinan Forkopimda, OPD, Anggota DPRD Belu, Pimpinan BUMN/BUMD serta tamu undangan lainnya.