Besok Bendungan Rotiklot di Tapal Batas Belu-Timor Leste Diresmikan Presiden Jokowi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Presiden RI Joko Widodo akan meresmikan Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, kecamatan kakuluk mesak, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste pada Senin (20/5/2019) besok.

Untuk diketahui, Bendungan Rotiklot yang terdapat di perbatasan Belu sudah mulai melakukan pengisian air sejak awal tahun 2019 dan telah siap untuk diresmikan.

Pantauan NTTOnlinenow.com, Minggu (19/05/2019), berbagai persiapan guna menyambut orang nomor satu di Indonesia itu terus dilakukan Pemerintah Belu sebagai tuan rumah, puluhan umbul-umbul telah dipasangan di sepanjang jalan menuju bendungan.

Selain itu didalam lokasi bendungan Rotiklot tenda dan kursi telah disusun rapi di areal fasilitas lokasi persesmian oleh panitia. Kesiapan pengamanan secara ketat dilakukan aparat TNI/Polri dan pasukan pengamanan Presiden (Paspampres).

Camat Kakuluk Mesak Tarsisius Naisali menyambut baik karenanya dengan adanya bendungan akan sangat membantu masyarakat dalam menyediakan air besih. Diakuinya meski belum langsung dapat difungsikan namun masyarakat yang berada dekat langsung dengan bendungan sudah sangat siap untuk memanfaatkan lahan tidur yang masih sangat luas.

“Sebagai daerah penyangga perbatasan dengan kehadiran bendungan akan membantu masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur yang masih sangat luas. Dengan progran Pemerintah Kabupaten yaitu optimalisasi lahan akan sangat terbantu dengan kehadiran bendungan rotiklot,” ujar Tarsi saat dihubungi terpisah.

Menurut dia, jika adanya bendungan namun masyarakat tidak siap maka bendungan yang dibangun pemerintah akan sia-sia katanya lewat Dana Desa telah diarahkan untuk membangun lahan yang masih tidur.

Sebagai Pemerintahan Desa jelas dia, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Pusat yang telah mambangun bendungan Rotiklot. Diharapkan kehadiran bendungan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kabupaten Belu.

“Kami berterimakasih kepada Pemerintah Pusat karena telah membangun bendungan disini, dengan adanya bendungan akan sangat bermanfaat untuk pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat,” kata Tarsi.

Seperti diketahui, Bendungan Rotiklot dibangun dengan sumber dana dari APBN tahun anggaran 2015-2018 sebesar Rp.496,97 miliar dengan kapasitas tampung 3,2 juta meter kubik.

Manfaat bendungan bagi penyediaan air untuk lahan sawah seluas 139 hektare dan 500 hektare untuk tanaman palawija serta berfungsi sebagai pengendalian banjir di daerah hilir Ainiba serta mampu mensuplai air baku untuk masyarakat di sekitar pelabuhan Atapupu sebesar 40 liter/detik.