Gubernur Ajak Bangun NTT dengan Semangat Patriotisme dan Kebersamaan

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak anak muda di daerah itu untuk membangun NTT dengan semangat patriotisme dan kebersamaan.

Gubernur Viktor sampaikan ini dalam sambutannya pada acara HUT Pattimura ke 202 yang digelar Ikatan Warga Asal Maluku (IWASMA) NTT di halaman kantor RRI Kupang, Rabu (15/5/2019).

Acara tersebut mengangkat tema ‘Pattimura Untuk Indonesia’ dengan sub tema ‘Dengan Semangat Nilai-Nilai Pattimura Warga NTT Mendukung Program Pemerintah Nusa Tenggara Timur Mewujudkan ‘NTT Bangkit NTT Sejahtera’.

Pada kesempatan itu, Gubernur Viktor menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dalam hal ini warga Maluku yang ada di NTT, yang sudah menjalankan tanggung jawab moril dengan membuat acara untuk memperingati pahlawan kebanggaan Kapitan Pattimura.

“Hingga hari ini sudah 202 tahun. Perjuangan dan spirit Pattimura belum usai. Kita bersyukur karena bangsa yang besar ini memiliki seorang pahlawan nasional yang memiliki jiwa patriotisme tinggi,” ujar Viktor.

Viktor menginginkan anak muda NTT agar juga memiliki semangat patriotisme. Anak muda yang adalah orang Maluku di NTT ataupun anak muda asli NTT harus punya semangat perjuangan.

“Kamu harus punya minat dan daya tarik untuk mengubah keadaan jadi lebih baik. Turut berperan aktif membawa NTT keluar dari stigma buruk. Meskipun kita dilihat sebagai provinsi termiskin ketiga, namun kita tetap terus bekerja berkarya. Anak muda harus tahan banting dan tidak perlu memiliki rasa takut,” tegasnya.

Dia berargumen, untuk memajukan provinsi NTT maka elemen birokrasi harus siap dan berani untuk mengubahnya menjadi provinsi yang hebat. Jabatan yang sudah didapat itu disyukuri dan dilaksanakan secara maksimal untuk melayani NTT.

“Jadi acara hari ini bukan hanya untuk memperingati pahlawan Pattimura tetapi juga sebagai amanah untuk mewujudkan semangat perjuangan patriotisme dalam keseharian kita,” ujarnya.

Viktor juga menyinggung terkait masalah kebersihan. Menurutnya, Kota Kupang masih sangat kotor karena masih adanya banyak sampah dimana-mana. Sampah terlihat kecil tapi juga merupakan masalah besar.

“Juga bagi masyarakat NTT ini salah satu hal sederhana yang jadi masalah adalah soal kebersihan. Ini contoh bagaimana kita harus sadar bersama turun langsung baik itu aparat di pemerintahan hingga masyarakat untuk membersihkan sampah,” katanya.

Ketua IWASMA NTT, Urbanus Mahoklory mengatakan, acara peringatan HUT Pattimura merupakan semangat kebersamaan atas keagungan Pattimura.

“Semangat Pattimura dalam mengusir penjajah dari bumi Maluku dan juga menentang ketidakadilan pada masa lampau itulah yang menjadikan kami putra-putri Maluku memiliki kesadaran untuk memiliki semangat kebersamaan untuk merayakannya bersama pada hari ini,” ungkap Urbanus.

Menurut Urbanus, meskipun Pattimura sudah tidak ada namun semangatnya masih menaungi masyarakat Maluku yang ada di bumi Flobamora.

“Semangat kami disini orang-orang Maluku juga turut ingin mewujudkan ‘NTT Bangkit NTT Sejahtera’ sesuai dengan apa yang dikatakan pak Gubernur,” kata Urbanus.

Acara itu juga dimeriahkan dengan Obor Pattimura bersama tarian Cakalele, berbagai tarian daerah asal Maluku dan NTT dan juga lagu daerah dan beberapa pentas seni lainnya.