Pangdam Udayana Tepati Janji Bangun Pasar di Perbatasan

Bagikan Artikel ini

Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI, Benny Susianto menepati janjinya untuk membangun fasilitas pasar di wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste di Desa Oepuah Selatan, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Karena itu, Mayjen Benny melakukan monitoring proses pembangunan pasar yang pendanaannya menggunakan anggaran dari Markas Besar (Mabes) TNI itu, pada kunjungannya yang kedua, Senin (13/5/2019).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam IX/Udayana Benny Susianto didampingi, Danrem 161/WS, Brigjen TNI Saiful Rachman, Asren Kasdam IX/Udayana, Kolonel Inf Ahmad Mutakim, Aster Kasdam IX/Udayana, Kolonel Inf. Kadek Subawa, Kasiter Korem 161/WS, Kolonel Inf Jemz Ratu Edo.

Mayjen TNI Benny Susianto dalam sambutannya mengatakan, kunjungan kedua kalinya di Desa Oepuah Selatan, Kecamatan Biboki Moenleu tersebut, ingin membuktikan janjinya kepada masyarakat pada kunjungan pertama yang menjanjikan akan membangun fasilitas pasar perbatasan Kaubele.

“Hari ini saya hadir di sini ingin membuktikan janji saya kepada masyarakat tentang pembangunan pasar di Kaubele ini,” ungkapnya.

Menurutnya, tidak semua daerah memiliki kekayaan alam seperti yang ada di daerah itu, karenanya harus disyukuri. Dan dengan adanya fasilitas pasar di perbatasan tersebut akan menciptakan intraksi jual dan beli, baik dari masyarakat sekitar maupun yang datang dari luar.

“Saya sangat bangga dengan masyarakat yang mau ikut memajukan pasar dengan semangat gotong royong membantu TNI dan Polri dalam membangun Pasar Kaubele,” ujarnya.

Kepada wartawan, Mayjen Benny mengatakan, setiap tahun ada kegiatan operasi teritorial di daerah perbatasan dari Mabes TNI AD dalam rangka mendukung program pemerintah menyukseskan pembangunan di daerah perbatasan dan daerah terpencil.

“Kita TNI, POLRI dan Pemda setempat hanya memotivasi dan mendorong agar lebih penting bagaimana masyarakat aktif dalam proses pembangunan bangsa ini,” katanya.

Dia berargumen, dengan tertanamnya spirit dari masyarakat untuk membangun daerahnya sendiri, merupakan tujuan sebnarnya dari kegiatan teritorial TNI AD, bukan saja soal pembangunan fisik tetapi nilai- nilai kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

“Gotong royong merupakan ciri khas bangsa ini yang lambat laun akan hilang kalau tidak kita pelihara, kegiatan ini merupkan salah bentuk kita memelihara semangat gotong royong masyarakat bangsa ini,” paparnya.

Mayjen Benny berharap, dengan adanya peningkatan pembangunan fasilitas pasar perbatasan kaubele dapat meningkatkan aktifitas perekonomian masyarakat di daerah perbatasan.

“Saya cukup bangga, dalam satu minggu ini mereka mampu bekerja dengan secepat ini yang tentunya bukan TNI saja tetapi motivasi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan ini,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Mayjen Benny juga membagikan puluhan paket sembako kepada masyarakat di Desa Oepuah Selatan, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten TTU.