PDIP Rebut Kursi Ketua DPRD Alor

Bagikan Artikel ini

Laporan Linus Kia
Kalabahi, NTTOnlinenow.com – Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu serentak Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Alor, telah digelar KPU Alor sejak 3-10 Mei 2019, sekitar pukul 3.30 Wita pagi.

Pantauan NTTOnlinenow.com, jalannya rapat pleno ini penuh dinamika dan alot. Pasalnya para saksi Parpol mengetengahkan berbagai persoalan, terutama terkait rekapitulasi perolehan suara Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Alor di tingkat KPPS dan 17 PPK.

Meski begitu, rapat pleno yang dipimpin komisioner Mardiana Cendana Pong karena Ketua KPU Alor, Maria Goreti Padu Keray jatuh sakit sejak 6 Mei itu, berhasil menetapkan hasil perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Alor.

Data yang dihimpun media ini, perolehan suara sah untuk DPRD Kabupaten Alor, dimenangkan PDIP dengan meraih total 12.007 suara yang tersebar di 4 Dapil. Pemenang ke dua Nasdem yang meraih 11.739 suara. Sedangkan Golkar terjungkal ke posisi ke 3 karena hanya meraih 10.186 suara. Dalam sejarah politik Kabupaten Alor, ini kekalahan kedua Golkar secara beruntun sejak Pemilu 2014 silam karena kebangkitan PDIP Alor yang diarsiteki Enny Anggrek. Namun pada Pemilu 2014, wajah Golkar masih terangkat karena meski kalah suara dari PDIP, tapi unggul perolehan kursi (5 kursi) sehingga Ketua DPRD Alor tetap milik Golkar.

Pemilu 2019 menjadi mimpi buruk Golkar, sebab tidak hanya kalah suara, tetapi juga kehilangan dua kursi sekaligus, sehingga terpentalnya palu ketua dari pucuk beringin ke kandang banteng. Palu pimpinan DPRD Alor yang selalu digenggam Golkar sejak Pemilu 1971, kini lenyap karena hanya meraih 3 kursi pada Pemilu 2019 saat Golkar Alor dipimpin Azer D.Laoepada.

Golkar dipastikan hanya menempati posisi Wakil Ketua ll DPRD Alor karena Nasdem sebagai pemenang ke 2 berhak atas kursi Wakil Ketua II. Golkar hanya meraih 3 kursi katena di Dapil 3 Pulau Pantar yang selama ini menjadi salah satu lumbung Golkar, justru tidak meraih kursi. Golkar melorot tajam ke urutan 9 dalam perolehan suara di Pulau Pantar, sedangkan yang diperebutkan hanya 6 kursi di Dapil 3 tersebut.

PDIP dan Nasdem sama-sama meraih 4 kursi DPRD Alor tetapi total perolehan suara sah dari 4 Dapil, PDIP unggul sekitar 268 suara. Dengan demikian, Ketua DPRD Alor menjadi jatah PDIP, Nasdem Waket 1 dan Waket 2 dari Golkar. Tiga ketua partai di Alor ini sama-sama terpilih sehingga dapat dipastikan akan menjadi pimpinan DPRD Alor periode 2019-2024.

Ketua DPC PDIP Alor, Enny Anggrek bakal menjadi Ketua DPRD Alor, didampingi Ketua DPC Nasdem Alor, Yulius Mantaon dan Ketua DPD Golkar Alor, Azer D.Laoepada sebagai wakil-wakil ketua. Jika ini terwujud, maka pertama dalam sejarah Nusa Kenari, Ketua DPRDnya seorang perempuan.