Wagub Nae Soi Apresiasi Penyelenggara Pemilu 2019 di NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi mengapresiasi semua penyelenggara Pemilu baik itu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), TNI/Polri dan terutama masyarakat pemilih yang telah menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab.

Wagub Nae Soi sampaikan ini saat dalam sambutannya pada acara pembukaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Tahun 2019 Tingkat Provinsi NTT di Kupang, Selasa (7/5/2019).

Menurut Nae Soi, pemilu serentak yang merupakan sejarah baru dalam demokrasi Indonesia terbukti telah berjalan lancar. Proses rekapitulasi telah berjalan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan. Karena itu, Nae Soi meminta agar para petugas yang melakukan rekapitulasi bertindak dengan jujur, teliti dan cermat.

“Diakui memang ada kesulitan dan hambatan dalam penyelenggaraan. Tapi berkat kerja keras dan pengorbanan luar biasa dari semua penyelenggara khususnya Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), TNI/Polri, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), semuanya bisa dilalui dengan baik. Bahkan ada yang sampai meninggal dan sakit, kita memberikan penghormatan besar serta mendoakan mereka,” tandasnya.

Ketua KPU NTT, Thomas Dohu dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu serentak. Dinamika dan mobilisasi yang tinggi sangat terasa dalam penyelenggaraan pemilu.

Menurut Thomas, dengan menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, semua proses rekapitulasi mulai dari Tempat Pemungutan Suara (TPS), PPK, kabupaten dan provinsi bersifat terbuka. Semua orang bisa terlibat dan mengawalnya.

“Sehingga apapun hasilnya, betul-betul karena itu dilaksanakan dengan jujur dan adil. Rekapitulasi akan dilanjutkan di tingkat nasional selanjutnya diadakan penetapan hasil rekapitulasi,” katanya.

Penetapan tersebut menjadi acuan untuk melakukan gugatan kalau ada keberatan. “Kami sangat percaya proses ini akan berjalan lancar,aman dan sukses karena kita semua menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan persatuan,” jelas Thomas.

Thomas juga mengungkapkan, terdapat 8 orang petugas KPPS dan PPK serta seorang anggota polisi di NTT meninggal dunia selama proses rekapitulasi. Mereka adalah pahlawan-pahlawan demokrasi.

“Proses rekapitulasi tingkat provinsi rencananya akan dilaksanakan dari tanggal 7 sampai dengan 10 Mei 2019,” tutupnya.