Tiga Anggota Polda NTT Gugur Dalam Pengamanan Pemilu Mendapat Kenaikan Pangkat Istimewa

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada tiga orang anggota Polda NTT yang gugur dalam melaksanakan tugas pengamanan Pemilu Serentak tahun 2019.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K., sampaikan ini kepada NTTOnline, Senin (22/4/2019).

Jules menyebutkan, ketiga anggota yang meninggal dalam tugas tersebut antara lain Aiptu Stefanus Pekuali anggota Polres Kupang, Ipda Daniel Mota anggota Polres Belu dan Aipda Yustinus Petrus Mangge anggota Polres Ende. Ketiganya mendapat kenaikan pangkat istimewa.

Kenaikan pangkat istimewa kepada Aiptu Stefanus karena yang bersangkutan gugur dalam menjalankan tugas pengamanan Pemilu 2019 di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang 19 April 2019 lalu.

“Aiptu Stefanus meninggal karena kecelakaan lalu lintas saat pengamanan pemilu. Karena itu Polri memberikan kenaikan pangkat istimewa ini untuk almarhum Stefanus,” kata Jules.

Jules menjelaskan, almarhum Stefanus Pekuali sehari- hari bertugas sebagai Kepala Pos Polisi (Kapospol) Tuapukan, Polres Kupang Tengah dan sedang melakukan tugas piket pengamanan kotak suara di Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kupang Timur.

Saat itu, Aiptu Stefanus hendak pulang ke rumahnya di perumahan Matani, Desa Matani, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang setelah melakukan tugas piket pengamanan kotak suara di kantor PPK Kupang Timur.

“Ia hendak ke gereja bersama istri dan anaknya mengikuti ibadah Jumat Agung dan usai gereja akan kembali melakukan tugas pengamanan di PPK Kupang Timur. Namun saat pulang itulah ia mengalami kecelakaan, motor yang dipakainya yakni sepeda motor honda CBR bertabrakan dengan mobil pick up yang mengakibatkan ia meninggal dunia,” jelasnya.

Sedangkan dari Polres Belu juga kehilangan seorang sosok polisi baik, sehari- hari Ipda Daniel Mota bertugas sebagai Kanit Sabhara Polsek Kakuluk Mesak.

“Ipda Daniel Mota meninggal dunia terkena serangan jantung saat melaksanakan tugas di tempat kerjanya di Polsek Kakuluk Mesak,” terang Jules.

Sementara itu, lanjut Jules, di Ende juga ada seorang anggota yakni Aipda Yustinus Petrus Mangge yang yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pengamanan kampanye salah seorang calon anggota DPRD Kabupaten Ende di Desa Boafeo, Kecamatan Maukaro.

“Saat hendak pulang, keadaan cuaca di wilayah itu hujan disertai angin kencang. Almarhum yang menggunakan sepeda motor Honda Blade dengan nomor polisi DH 3612 AH akhirnya tertimpa pohon kemiri setinggi 20 meter. Ia dikabarkan mengalami luka di bagian kepala hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” tandas Jules.