Jokowi Targetkan 55 Persen Suara di DKI Jakarta

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Tak terasa tahapan demi tahapan menuju hari pencoblosan tinggal menghitung hari, masyarakat Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi paling akbar di dunia pada 17 April 2019. Kita akan memilih Calon Presiden dan Calon Legislatif (Caleg) DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kotamadya dan DPD RI untuk periode 2019 – 2024.

Menjelang berakhirnya masa kampanye, calon presiden nomor urut 01 Ir. Joko Widodo, pada rabu (10/4/2019) menyapa para pendukungnya di GOR Ciracas Jakarta Timur.

“Kita sekarang jalankan pesta demokrasi yang namanya pesta harusnya dipenuhi dengan kegembiraan. Jangan sampai pesta demokrasi diisi dengan ancaman dan intimidasi, harus diisi dengan kegembiraan dalam memilih pemimpin, kata Joko Widodo saat bertemu Calon Legislatif Partai Kualisi se DKI Jakarta di GOR Ciracas, Jakarta Timur .
Dalam kesempatan itu Jokowi mengajak pendudkungnya di DKI Jakarta untuk mengingatkan pendukungnya atas pencapaian suaranya di pemilihan presiden 2014, saat itu Jokowi – JK memperoleh 53 persen suara. Untuk itu dalam pemilu presiden 2019 capres yang kali ini berpasangan denga KH. Ma’ruf Amin menargetkan 55 persen perolehan suara di DKI Jakarta.

“Pilpres 2014 kita memperoleh 53 persen suara di DKI. Kita ingin di 2019 minimal DKI Jakarta mendapat 55 persen, tegas Jokowi yang disambut optimis dan tepuk tangan dari simpatisannya.

Lebih lanjut dikatakan target 55 persen suara merupakan angka minimal yang harus diraih.
“Hati-hati 55 persen minimal ya, kalau dapat 60 persen boleh, 65 persen boleh, dapat 70 persen boleh. Nanti tanggal 17 malam saya akan telepon Pak Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin, kita dapat berapa persen”, ucap Jokowi.

Reny Marsanggul Tobing Caleg DPRD DKI Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) daerah pemilihan Jakarta 4 (Cakung, Matraman, Pulogadung) yang hadir bersama sejumlah caleg PKPI optimis dengan target tersebut.

Target yang diberikan Pak Jokowi bagi Tim Kampanye Daerah (TKD) DKI Jakarta dan kami para Caleg di DKI Jakarta sangat realistis, saya optimis jika semua Caleg bekerja bekerja dengan all out di sisa waktu yang ada, saya yakin bisa melewati angka 55 persen, ucap Reny di bilangan GOR Ciracas.

Kami telah diinstruksikan oleh Ketua Umum Diaz Hendropriyono untuk bekerja all out memenangkan Capres 01 dan PKPI DKI Jakarta dibawah komando Miki Barrito Putra dan Ahmad Ridwan dalam Pemilu 2019 menargetkan 10 kursi di DPRD DKI.

Diaz Hendropriyono tokoh muda yang memimpin PKPI dan sejumlah nama seperti Ahmad Ridwan, Reny Marsanggul Tobing, Julius Sitanggang, Aisyah Mochtar (Macica Mochtar), Sonny V.Tulung diharapkan bisa menjadi vote getter bagi pemenangan Jokowi- Ma’ruf Amin.

Untuk memenangkan Jokowi di Jakarta, menurut sekretaris PKPI DKI Jakarta Ahmad Ridwan, ada dua program andalan PKPI jika kadernya duduk di legislative.

Pertama membantu masyarakat Jakarta dari sisi kemanusiaan dan keadilan, dengan mewacanakan pembangunan rumah sakit dan gedung olahraga di setiap kelurahan.

Kedua demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, PKPI akan bekerja ekstra keras melawan hoaks dan fitnah yang akan membenturkan masyarakat dalam pilpres kali ini. Masyarakat Jakarta yang terdiri dari berbagai suku, agama dan latar belakang perlu kita edukasi sehingga tidak mudah terprovokasi.

Lebih lanjut menurut Ridwan, kebutuhan rumah sakit di setiap kelurahan sudah saatnya mengingat padatnya penduduk Jakarta dan kemacetan Jakarta yang belum bisa diatasi dengan baik.

Bagi Jakarta sangat memungkinkan adanya rumah sakit dan gedung olahraga disetiap keluarahan, karena Jakarta memiliki anggaran belanja daerah mencapai 70 triliun, kami akan mendorong ini jika kader PKPI hadir di DPRD Jakarta.