2.357 Usulan Musrembangkel Dibahas Dalam Musrenbang Tingkat Kota

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 2.357 usulan dari Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah Kelurahan (Musrenbangkel) tingkat Keluraham akan dibahas dalam Musrembang tingkat Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang, Jhon Pelt, saat Acara Musrenbang tingkat Kota Kupang, yang berlangsung, Kamis (11/04/2019).

Menurutnya, dari 2.357 usulan pada musrenbang tingkat kelurahan, telah dirumuskan sebanyak 624 usulan yang terbagi dalam bidang fisik sebanyak 544 usulan, bidang ekonomi sebanyak 32 usulan, bidang Sosial Budaya sebanyak 48 usulan.

Selanjutnya, akan dibahas dalam forum perangkat daerah, dan forum perangkat daerah menyepakati 372 program prioritas Kota Kupang yang terbagi dalam bidang fisik sebanyak 328 prioritas, bidang ekonomi sebanyak 11 prioritas, bidang sosial budaya sebanyak 33 prioritas.

“Selain itu, Pokok pokok pikiran DPRD Kota Kupang dari hasil reses I sebanyak 433 pokok pikiran yang terbagi dalam bidang fisik sebanyak 275 pokok pikiran bidang ekonomi sebanyak 28 pokok pikiran, dan bidang sosbud sebanyak 138 pokok pikiran,” katanya.

Jhon Pelt menjelaskan, dalam rangka pelaksanaan amanat undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, undang undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, selanjutnya peraturan menteri dalam negeri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah, serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah, dan rencana kerja pemerintah daerah, menerangkan bahwa musrenbang merupakan forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan daerah.

Dia menjelaskan, rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) yaitu perencanaan daerah untuk periode 1 tahun. RKPD disusun untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan,penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan. Serta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan RAPBD.

“RKPD saat ini yang disusun, merupakan RKPD tahun ke-3 pelaksaan RPJMD tahun 2017-2022. Fokus RKPD tahun 2020 yaitu peningkatan kualitas infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan di kota kupang, peningkatan perekonomian perkotaan, akses pelayanan perizinan dan penciptaan lapangan kerja,” kata Jhon Pelt.

Dia menjelaskan, tujuan penyusunan RKPD melalui 3 tahapan yaitu forum perangkat daerah dengan tujuan sinkronisasi pelaksanaan urusan pemerintahan daerah dengan merumuskan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah berdasarkan usulan program dan kegiatan hasil musrenbang kecamatan penajaman sasaran, lokasi kegiatan, pagu indikatif sesuai dengan kebutuhan kelompok sasaran penerima manfaat kegiatan.

Selain itu, kata Jhon Pelt, koordinasi terpadu lintas perangkat daerah forum konsultasi publik dengan tujuan memperoleh masukan dan saran terhadap penyempurnaan rancangan awal RKPD tahun 2020 yang dibahas bersama antara kepala perangkat daerah dan para pemangku kepentingan merumuskan kesepakatan tentang prioritas pembangunan dan mencapai konsensus tentang pemecahan masalah-masalah strategis daerah.