Dinsos Telah Serahkan 30 Ribu Nama Calon Penerima Jaminan Kesehatan BPJS Ke Dinkes

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, drg Retnowati mengatakan, pihaknya sudah merampung 30 ribu lebih data warga miskin di 51 kelurahan yang dapat diintegrasi ke BPJS.

“Kami sudah kirimkan nama-nama orang miskin, jadi silahkan Dinas Kesehatan memilih dan sesuaikan dengan anggaran yang ada di Dinas Kesehatan, karena Dinas Sosial hanya mengusulkan data,” Kata Retnowati kepada wartawan, Kamis (11/04/2019) di Balai Kota Kupang.

Retnowati mengaku, data yang dikirimkan sudah melalui musrenbang kelurahan dan nama-nama tersebut sudah diverifikasi oleh pihak kelurahan, bahwa benar warga tersebut merupakan orang miskin yang berhak mendapatkan BPJS dengan kategori penerima bantuan iuran pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr Ari Wijana mengatakan, rencananya pada perayaan Hut Kota mendatang akan dilakukan integrasi masyarakat tidak mampu PBI menggunakan APBD.

“Berapapun jumlahnya kami akan integrasikan, data yang masuk dari Dinas Sosial akan dilaoorkan ke Wali Kota untuk nantinya Dinas akan membuat perjanjian kerjasama dengan BPJS dan akan ditandatangani pada Hut Kota nanti, dan langsung penyerahan kartu,” katanya.

Menurutnya hal itu dilakukan pemerintah Kota Kupang sebab pelayanan kesehatan berbasis Kartu Tanda Penduduk (KTP-E) dan jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesda) segera di hentikan pada perayaan Hut Kota.

Menurutnya Sebelumnya, Dinas Kesehatan telah mengintegrasikan 5.115 masyarakat miskin yang menggunakan KTP-E dan Jamkesda, diintegrasi ke BPJS kelas III.

Rencananya, Dinas Kesehatan akan kembali mendatangani MoU dengan BPJS kesehatan pada perayaan Hut Kota Kupang nanti, sekaligus resmi mencabut aturan tentang pelayanan kesehatan menggunakan KTP-E dan Jemkesda.

Dinas Kesehatan sendiri bertugas hanya melakukan perjanjian kerjasama dengan BPJS, pasalnya anggaran integrasi BPJS ini ada di Dinas Kesehatan dengan total anggaran Rp 10 miliar lebih, sementara data orang miskin diberikan oleh Dinas Sosial kota Kupang.