Polda NTT Terima Kunjungan Tim Supervisi OMB Mabes Polri

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima kunjungan Tim Supervisi Operasi Mantap Brata (OMB) terkait pengawasan pelaksanaan Tahapan Pemilu 2019 di Kesatuan Kewilayahan Polda NTT, Senin (8/4/19).

Kunjungan Supervisi Operasi Mantap Brata ini terdiri dari Brigjen Pol. Drs. Abdul Rahman Baso, S.H. bersama Kombes Pol. Drs. Jebul Jatmiko, Kombes Pol. Awang Joko Ruminto, SIK., M.Si. dan AKBP. Murry Miranda, S.I.K. dilaksanakan di aula Rupatama Polda NTT.

Ketua Tim Brigjen Pol. Drs. Abdul Rahman Baso, S.H. menyatakan, kunjungan ini dilaksanakan untuk memantapkan profesionalisme Polri dalam menghadapi pesta demokrasi Pemilu tahun 2019.

“Menghadapi pengamanan Pemilu tahun 2019, kunjungan kami dalam rangka pengawasan, evaluasi serta asistensi netralitas anggota Polri pada pelaksanaan pemilu,” terang Brigjen Pol. Drs. Abdul Rahman Baso, S.H.

Dia menambahkan, pada tahun Politik 2019 ini, berpotensi terjadinya peningkatan suhu politik dan bisa memunculkan pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri terkait netraliitas Polri. Diharapkan dengan kegiatan ini pelaksanaan pengamanan Pemilu tahun 2019 dapat berjalan lancar tanpa adanya pelanggaran anggota Polri terkait netralitas Polri dalam pelaksanaan tugas tambahnya.

“Semoga setiap kerja keras kita, setiap tugas dan pengabdian yang kita laksanakan dapat menjadi berkah. Dan semoga kita semua selalu diberikan perlindungan oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda NTT Brigjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M. Hum menerangkan kondisi wilayah NTT yang terdiri dari 21 Kabupaten dan satu Kota, personel Polda NTT akan melakukan pengamanan sampai ke pelosok- pelosok daerah guna menyukseskan Pemilu tahun 2019 yang aman tertib dan lancar.

Jumlah personil Polri yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu ini berjumlah 7.478 orang, TNI 2.179 orang dan Linmas 29.956 orang sehingga total kekuatan personil Pam TPS berjumlah 39.613 personel.

“Kami selalu menekankan netralitas Polri dalam pemilu tahun 2019 ini kepada seluruh anggota, tugas Polri hanya mengamankan dan mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019 khususnya di wilayah kesatuan Polda NTT,” ujarnya.

Ditambahkan bahwa dalam pengamanan pemilu serentak tahun ini, hingga pada puncak pelaksanaannya pada tanggal 17 April 2019, Polda NTT telah melakukan koordinasi 3 Pilar termasuk KPU dan Bawaslu untuk menciptakan situasi wilayah yang aman, damai dan sejuk pada Pemilu Serentak tahun 2019.