Polsek Aesesa Dinilai Tidak Menghiraukan Laporan Masyarakat

Spread the love

Laporan Peter Tenda
Nagekeo, NTTOnlinenow.com – Kepolisian Sektor (polsek) Aesesa dinilai tidak menghiraukan laporan warga yang datang mengadu di kantor polsek Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Hal ini diungkapkan oleh Muhammad Hamsi warga Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo kepada NTTOnlinenow.com, melalui Pesan WhatsApp pada hari Senen 08 April 2019, yang mengaku bahwa kedatangannya ke kantor polsek Aesesa pada hari Minggu malam, 07 April 2019 melaporkan peristiwa tidak menyenangkan yang menimpa temannya Yohanes J. Goo warga desa Nangadhero, kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo di daerah Penginanga, kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, yang dilempari batu oleh orang yang tidak dikenal saat sedang melintasi jalan pulang dari arah Danga menuju Maropokot yang mengakibatkan luka pada kepala korban.

“Anak-anak lempar dengan batu pas pulang dari Danga, respon dari kepolisian Dingin saja, kayaknya tidak mau urus itu” jelas hamsi.

Menanggapi peristiwa ini, Emerensiana wea Tue, merupakan keluarga Dekat Korban meminta kepada polsek Aesesa untuk merespon dan menangani masalah ini secara baik untuk menghindari konflik yang berlanjut antara kelompok Anak muda Nangadhero dan Penginanga. Menurutnya, jika tidak diselesaikan secara baik oleh pihak kepolisian akan berdampak persoalan lanjutan antara anak muda Nangadhero dan Penginanga karena saling Dendam.

“Ini masalah jika tidak diurus secara baik bahaya sekali, saya takut mereka baku tunggu, kelompok anak muda Nangadhero akan tunggu anak muda Penginanga di Nangadhero begitupun sebaliknya” Tutur Emerensiana.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa korban adalah penyandang disabilitas tuna rungu, sehingga tidak mampu memberikan keterangan yang pasti kepada pihak kepolisian.

Ia Berharap agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas masalah ini dan segera menemukan pelakunya. Pelaku mesti ditindak secara tegas supaya tidak ada lagi korban lainya dikemudian harinya. jika tidak, hal ini akan berpotensi masalah yang lebih lanjut dan akan menimbulkan rasa tidak aman bagi pengendara ketika melintasi area Penginanga di waktu malam hari.

“Kita menjaga keamanan untuk kedepannya, kalau sering-sering terjadi ini akan jadi masalah juga kedepannya, kita takut mereka saling Dendam itu karena emosional anak muda tidak sama macam orang dewasa” demikian tegasnya.

Sementara itu kepala kepolisian sektor (Kapolsek) Aesesa, AKP. Ahmad, saat dikonfirmasi mengenai hal ini menegaskan bahwa, Polisi telah menerima Laporannya dan telah melakukan Protap awal dengan melakukan Visum oleh pihak Medis. Sedangkan pelaku masih dalam tahapan penyelidikan karena korban tidak mengetahui pelakunya.

“Tidak terima bagaimana? Sedangkan laporan polisi sudah terima dan melakukan melakukan Visum medis, itu Protap awal kami. Sedangkan pelaku korban tidak tau siapa yang lempar, sehingga masih dalam tahapan penyelidikan” jelas AKP. Ahmad melalui pesan WhatsApp.