PLN NTT Gelar Simulasi Tanggap Darurat

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Bekerjasama dengan Pemadam Kebakaran dan Palang Merah Indonesia Provinsi NTT, PLN gelar simulasi tanggap darurat yang diikuti oleh Tim Tanggap Darurat PLN NTT dan sekuriti. Simulasi tanggap darurat dibuat menyerupai kejadian sebenarnya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, Ignatius Rendroyoko mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kewajiban perusahaan untuk memahami setiap alur evakuasi penyelamatan diri ketika terjadi situasi darurat, karena wilayah NTT merupakan ring of fire dan sering terjadi bencana.

“Harapan kami dapat berjalan dengan baik dan memenuhi tuntutan kita baik skill agar jadi tanggap, lalu menambah pengetahuan untuk menunjang pekerjaan kita dalam sehari-hari” kata Rendroyoko, Kamis (28/3/2019).

Ketua PMI selaku Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus man mengatakan, kantor PLN NTT adalah Salah satu landmark berhadapan depan lingkaran Tirosa untuk peduli dan tanggap darurat. Palang Merah Indonesia selain berfungsi sebagai transfusi darah, juga untuk urusan menghadapi bencana dan pertolongan kesehatan.

“PMI di sini dan Damkar siap bantu sama seperti yang GM PLN katakan bahwa NTT ini rawan bencana baik bencana alam, bencana sosial bisa terjadi, seperti Kupang ini banyak angin dan dapat memicu kebakaran tapi hari ini kita akan perdalam knowledge, skill dan attitude untuk awareness, bagaimana kita merespon atau menanggapi. Atas nama PMI mengapresiasi acara ini, semoga ke depan bisa bekerjasama dengan baik,” kata Hermanus.

Pejabat Pengendali K3L PLN UIW NTT, I Made Arya Sukadana mengatakan, tim ini dibentuk dan diberi pelatihan kilat tanggap bencana untuk bertanggungjawab serta berperan langsung dalam menangani kegiatan simulasi dari persiapan hingga usai dan kegiatan ini untuk meningkatkan kepedulian, dan tanggap dalam menghadapai situasi ketanggapdaruratan.

Dalam prakteknya, tim gabungan Damkar dan PMI menyampaikan informasi terkait simulasi tanggap darurat meliputi evakuasi korban, pengamanan dokumen, pandu arah pegawai ke jalur evakuasi dan latihan memadamkan api yang lebih terpenting adalah kesiapsiagaan dan mental pegawai dalam menghadapai musibah kebakaran dan tidak panik.

Seluruh peserta simulasi merespons positif kegiatan tersebut dan antusias mengikuti arahan dari tim gabungan yang bertugas.

Ketua Tim Tanggap Darurat PLN NTT, Yohan Tokael mengatakan, pihaknya merasa puas dengan kerja tim yang telah optimal dalam memberikan simulasi tanggap bencana kepada seluruh karyawan.

“Saya senang dengan hasil kerja optimal dari tim gabungan simulasi tanggap bencana ini. Harapannya, tim ini bisa tangguh, lebih waspada, lebih peduli, dan lebih tahu untuk mengamankan lokasi saat terjadi keadaan darurat,” ujarnya.