Sinergitas TNI-POLRI, 900 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pemilu 2019 di Belu dan Malaka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 900 Personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dikerahkan untuk mengamankan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 serentak pada 17 Arpil mendatang di Kabupaten Belu dan Malaka, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Demikian Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing didampingi Dandim 1605/Belu, Letkol Inf Ari Dwi Nugroho usai pelaksanaan
apel gelar pasukan operasi mantap Brata dalam rangka kesiapan pengamanan kampanye terbuka dan pemungutan Pemilu 2019 di lapangan umum, Jumat (22/3/2019).

Menurut Tobing, untuk pengamanan kita siapkan dari Anggota Polri maupun TNI serta instansi terkait yang nantinya akan digelar untuk menjaga disetiap TPS juga tempat atau objek-objek yang vital terutama di dalam Kota baik itu di wilayah Belu maupun Malaka.

“Sinergitas dan keterlibatan dari Kodim Belu, Yonif Raider Khusus 744 dan Satgas kita bersama dengan Pemerintah Daerah setempat untuk jaga situasi tetap kondusif,” ujar dia.

Dikatakan, selain itu untuk perosenl kita ada bantuan BKO dari Polda maupun Brimob Atambua. Apel gelar pasukan ini dilaksanakan Anggota TNI kemudian Polri bersama-sama sinergi dalam rangka mempersiapkan pengamanan Pemilu mendatang.

“Tentunya dalam giat pengamanan ini kami bersingeri dengan prajurit untuk mengamankan agar situasi tetap kondusif. Sehingga masyarakat dapat melaksanakan pesta demokrasi ini di Belu dan Malaka dengan dapat memilih sesuai hati nurani,” kata dia.

Tobing berharap kepada seluruh masyarakat agar dalam menjelang atau menyongsong Pemilu tetap menjaga situasi agar tetap kondusif, tidak tertipu dengan isu sarah dan tidak termakan dengan info-info hoax.

Sementara Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Ari Dwi Nugroho mengatakan, pihaknya menyiapkan personel sebanyak 200 orang, kemudian juga dari Yonif Raider Khusus SYB 744/SYB sebanyak 200 orang.

“Kita siap membackup Kepolisian dalam mengamankan Pemilu serentak yang akan datang di wilayah Belu dan Malaka,” kata dia.
Jelas Ari Nugroho, dalam rangka jaga netralitas TNI-Polri kita sebagai aparat tetap netral mulai dari tahap persiapan hingga akhir pelaksanaan Pemilu.

Dalam kegiatan itu juga dibacakan juga ikrar Pemilu damai secara bersama-sama oleh tokoh masyarakat yang mewakili Kabupaten Belu dan Malaka.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Belu J.T Ose Luan, Asisten 2 Setda Malaka Silvester Leto, Pimpinan OPD Belu dan Malaka yang berkesempatan hadir, Pimpinan Forkopimda Belu, perwakilan Partai Politik, tokoh Agama, tokoh Pemuda, tokoh Masyarakat juga tamu undangan lainnya.