Polres Belu Teken Pakta Integritas Wujudkan WBK dan WBBM

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Polres Belu melakukan pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI). Penandatangan pakta integritas bertujuan mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) berlangsung di Aula Polres Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, Senin (11/3/2019).

Menurut Kapolres Belu, AKBP Cristian Tobing Zona Integritas akan diberikan kepada Satuan Fungsi (Satfung) yang pimpinannya memiliki niat mewujudkan WBK dan WBBM.

Tercapainya hal ini jelas dia melalui reformasi birokrasi yang dilaksanakan oleh seluruh anggota di Wilayah Polres Belu khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Diimbau pada seluruh anggota dan personil Polres Belu, saat ini kita telah bersama-sama mencanangkan Zona Integritas yang disaksikan oleh instansi-instansi terkait bersama para tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Oleh karena, perlu keseriusan dalam melaksanakan Zona Integritas dalam rangka menuju Wilayah Bebas Korupsi dan wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani,” kata dia.

Tobing menuturkan, WBK ini akan diberikan kepada Satfung yang mendapat syarat indikator hasil WBK memperoleh hasil penilaian indikator proses 75 ZI dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Dituturkan predikat WBK itu penilaian akan ditingkatkan menuju WBBM yang akan diberikan kepada Satfung yang memiliki syarat indikator proses di atas 85 pada Zona Integritas yang telah memiliki opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan berdasarkan hasil laporan keuangannya.

“Terima kasih pada instansi-instansi, tokoh masyarakat serta tokoh agama yang turut hadir dalam kegiatan ini. Perlu ada pengawasan dari berbagai pihak agar memberikan informasi dan masukan kepada kami yang saat ini sedang melaksanakan Zona Integritas,” kata dia.

Masih menurut Tobing, pada tanggal 18 Maret 2019 mendatang akan dilakukan penilaian oleh Tim Badan Pemeriksa Keuangan dari Mabes Polri. Setelah itu akan dilakukan penilaian dan Kementerian PAN RB.

“Kita berharap Polres Belu dapat memperoleh predikat WBK pada tahun 2020 dan dapat ditingkatkan pada WBBM. Ini perlu kerja keras dari seluruh anggota yang ada di Polres Belu untuk sama-sama kita tingkatkan kualitas pelayanan dan juga memiliki komitmen integritas dengan tidak melakukan pungutan liar, KKN, dan senantiasa melajukan pekerjaan sesuai dengan SOP dan aturan dalam rangka memberikan pelayanan prima pada masyarakat,” pinta Tobing.

Lanjut dia, sosialisasi telah dilakukan dengan penempelan spanduk dan brosur di depan Mako Polres Belu juga akan dilakukan di setiap Polsek yang berada di wilayah hukum Polres Belu.
“Untuk para Anggota di seluruh Polsek harus selalu menslogankan tentang pelayanan prima dan menghindari KKN, serta menjalankan tugas sesuai dengan SOP dan aturan yang ada,” pesan dia.

Adapun manfaat Zona Integritas yakni bagaimana mempertahankan status di Polda NTT yang saat ini mendapat peningkatan dari tipe B ke tipe A. Karena itu perlu adanya sebuah komitmen untuk terlaksananya Zona Integritas.

Tidak saja itu Zona Integritas ini menjadi langkah untuk memberantas pungli dan juga meningkatkan tunjangan bagi anggota dan PNS Polri yang ada di lingkup Polres Belu.
“Seluruh indikator yang akan dinilai dapat dilengkapi sehingga Polres Belu bisa mendapat nilai yang baik dalam mewujudkan WBK di wilayah Polres Belu,” harap Tobing.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1605/Belu, Kepala Imigrasi Atambua, Kepala Pengadilan Negeri Atambua, para Perwira Polres Belu, seluruh Kapolsek, para tokoh agama serta tokoh masyarakat.