Bukit Wairinding, Obyek Wisata Kebanggaan Kabupaten Sumba Timur

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Waingapu, NTTOnlinenow.com – Bukit Wairinding menjadi salah satu obyek wisata kebanggaan di Pulau Sumba, khususnya di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Obyek wisata ini memiliki daya tarik tersendiri bagi penikmat dan pengagum keindahan alam. Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Sumba, selalu dibuat penasaran untuk menyambangi tempat ini.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Timur, Risparia Ranggambani mengatakan, Bukit Wairinding merupakan satu dari 162 obyek wisata di Kabupaten Sumba Timur. Obyek-obyek wisata ini berupa pantai, kampung adat, air terjun, dan megalitik.

“Bukit Wairinding ini biasa juga disebut dengan Bukit Seribu Bukit, karena kalau dilihat saat ambil gambar dari atas nampak view berbukit-bukit,” kata Ranggambani kepada sejumlah wartawan saat ditemui di lokasi Bukit Wairinding, Jumat (1/3/2019).

Pada kesempatan itu, Ranggambani bersama sejumlah stafnya nampak melakukan pembersihan dan pemasangan papan selamat datang di bagian depan jalan masuk menuju destinasi wisata tersebut.

“Kami semua yang ada ini dari kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Timur. Kami masing-masing menyumbang sedikit untuk bikin papan selamat datang ini biar memudahkan wisatawan yang ingin ke tempat ini,” katanya.

Menurut Ranggambani, Bukit Wairinding sering dikunjungi para artis maupun wisatawan yang datang ke Pulau Sumba, karena penasaran akan pemandangan berbukit-bukit dengan padang sabana membentang luas itu.

“Obyek wisata ini dekat dengan jalan raya, dan pemandangan seperti ini, mungkin kalau saya boleh sedikit bangga, memang hanya ada di Sumba. Selain wisatawan, bahkan orang lokal Waingapu sendiri setiap akhir pekan selalu datang ke tempat ini,” katanya.

Dia menyebutkan, sejak diperkenalkan sekitar empat tahun lalu sampai saat ini, tidak dikenakan tarif masuk bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam Bukit Wairinding ini.

“Upaya untuk meningkatkan pendapatan warga di sini adalah dengan cara menyewakan sarung tenun Sumba, dan juga Kuda yang disewakan bagi pengunjung untuk foto-foto,” sebutnya.

Ranggambani menambahkan, tempat ini mulai terkenal bahkan viral di media dan banyak dikunjungi wisatawan setelah digunakan sebagai salah satu spot pengambilan gambar, shooting untuk film berjudul ‘Tongkat Emas’.

Bagi wisatawan atau pengunjung yang ingin menikmati keindahan Bukit Wairinding tidak dipungut biaya atau gratis. Di tempat ini, warga setempat menyewakan sarung tenun ikat Sumba dan juga kuda tunggang.

Satu lembar sarung tenun Sumba disewakan seharga Rp.50.000, begitu juga dengan kuda, pengunjung bisa menyewa dengan harga yang sama untuk ditunggangi dan berfoto ria.
Unduh semua lampiran sebagai file zip