Empat Tenaga Kerja Asing Ilegal Asal China Yang Bekerja di PLTS Umanen-Belu Diamankan

Spread the love

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Empat orang Tenaga Kerja Asing (TKA) Ilegal asal Negara China diamankan pihak Imigrasi Kelas II Atambua, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, Rabu (20/2/2019).

Keempat warga asing itu diamankan di lokasi tempat mereka bekerja yakni PLTS depan PLTD Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat dalam inspeksi mendadak (Sidak) gabungan.

Demikian dibenarkan Kepala Imigrasi Kelas II Atambua, Answar Anas ketika dihubungi media melalui whatsapp, Rabu (20/2/2019).

Menurut Answar, terlibat dalam Sidak terhadap empat warga asing asal China itu Tim Pora Belu, Kesbangpol Belu, Disnakertrans, Bin dan tim pengawas orang asing Bais.

“Sementara masih kita lakukan pemeriksaan,” ujar Answar.

Informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, keempat TKA Asal China itu diamankan tim pengawas orang asing lantaran bekerja di salah satu perusahaan PT. Antapura Energy Indonesia (AEI) sebagai tenaga ahli pada PLTS yang ada di Kelurahan Umanen tanpa kantongi dokumen resmi.

Adapun keempat TKA itu satu diamankan di lokasi tempat bekerja, sementara sisa tiga orang lainnya diamankan saat hendak menuju ke lokasi kerja dari tempat penginapan. Keempat TKA asal China itu antara lain, HZ, ZD, HX dan DW.

Selain itu tim juga mengamankan pasport, KITAS dan Visa On Arrival keempat WNA China itu. Juga berhasil mengantongi foto-foto yang bersangkutan di lokasi kerja, IMTA yang sudah expired dan tidak menyebutkan wilayah kerja di NTT. Hal itu menguat keempat TKA itu terindikasi melakukan pelanggaran Keimigrasian dan Ketenagakerjaan.