Winston Rondo Kunjungi SMK Negeri Batu Putih

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Neil Rondo mengunjungi SMK Negeri Batu Putih, dalam kunjungan kerjanya (Kunker) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kunjungan ini untuk memastikan persiapan sekolah dan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019.

Winston mengatakan, selain SMKN Batu Putih, belum lama ini ia juga mengunjungi beberapa sekolah lain di TTS, khususnya sekolah-sekolah yang baru dibangun oleh masyarakat.

“Sekolah-sekolah ini masih berkutat dengan persoalan izin dan belum memiliki fasilitas, atau sarana dan prasarana yang layak,” ungkap Winston kepada wartawan di Kupang, Jumat (15/2/2019).

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT ini menjelaskan, SMKN Batu Putih yang ia kunjungi itu, sebelumnya menggunakan fasilitas gedung darurat atau non permanen. Namun karena bocor dan berlumpur saat hujan, sehingga atas inisiatif Camat Batu Putih, kemudian dipindahkan sementara.

“Atas inisiatif pak camat, dipindahkan ke gedung di kantor camat. Bekas gedung lama yang kondisinya masih layak, mereka pindah sementara ke situ untuk proses belajar mengajar,” kata Winston.

Dia menyebutkan, jumlah siswa pada sekolah tersebut sebanyak 114 siswa. Sekolah yang dibangun sejak tahun 2014 ini juga sudah memiliki izin operasional. Selain itu, sekolah dan siswa sudah siap melaksanakan UNBK untuk tahun 2019 ini.

“Saya lihat aspirasi mereka kuat sekali agar pemerintah dapat membantu mereka untuk memberikan ruang kelas baru,” ujar Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta Provinsi NTT itu.

Dia menyampaikan, setelah bertemu Kepala SMKN Batu Putih, Kristian Kana dan juga pihak komite sekolah bahkan pihak kecamatan yang sudah bahu membahu bersama masyarakat membangun sekolah.

“Mereka mengatakan sudah ada lokasi tanah atau lahan seluas kurang lebih satu hektare, dan ini cukup memadai. Mereka sangat berharap bantuan pemerintah, jika ada sudah bisa langsung diintervensi. Karena itu, sebagai DPRD kami mendesak agar mereka bisa segera mendapatkan alokasi ruang kelas baru,” tandasnya.