Victory – Joss Mulai Rombak Kabinet, 15 Pejabat Dicopot dari Jabatannya

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Setelah lima bulan pasca pelantikan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat – Josef Nae Soi mulai melakukan perombakan kabinet.

Pasangan dengan tagline Victory – Joss yang dilantik Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 September 2018 itu, perdana melakukan mutasi di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT, Jumat (15/2/2019).

Sebanyak 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau setara Eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi NTT dicopot dari jabatannya. Sementara 29 Pejabat Eselon II dilantik menduduki sejumlah posisi.

Pencopotan jabatan tersebut dilaksanakan dalam sesi Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Aula Fernandes Kantor Gubernur NTT, Jumat pagi.

Prosesi pencopotan jabatan tersebut didasarkan atas Surat Keputusan (SK) Gubernur Nusa Tenggara Timur nomor BKD.013.1/1/59/PK-JS/II/2019 Gubernur NTT mengangkat dan memberhentikan sebagian pejabat eselon II.

Berikut daftar ke-15 pejabat yang dicopot dari jabatannya:

1.Drs. Simon Sabon Tokan – Staf Bidang Kesejahteraan Rakyat;
2.Drs. Mikael Fernandez – Asisten Pemerintahan;
3.Ir. Alexander Sena – Asisten Perekonomian dan Pembangunan;
4.Ir. Andreas Koreh, MT – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
5.Ir. Yohanes Tay Ruba, MM – Kepala Dinas Pertanian;
6.Drs. Wilhelmus Foni, M.Si – Kepala Dinas Sosial;
7.Ir. Bony Marasin, M.Si – Kepala Dinas ESDM;
8.Ir. Frederick Tielman, M.Si – Kepala Dinas Perpustakaan;
9.Drs. Bruno Kupok – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi;
10.Ir. Yulia Arfa – Kepala Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman;
11.Drs. Hadji Husen – Kadis Perdagangan;
12.dr. Yofita Mitak, MPH – Kepala Dinas Ketahanan Pangan;
13.Yohanes Hawula, SH, M.Si – Kepala Satuan Pol PP;
14.Drs. Tini Tadeus, SH – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah;
15.Drs. Paulus Manehat, M.Si – Kepala Badan Perbatasan.

Sedangkan, 29 Pejabat Eselon II yang dilantik antara lain :

1.Ir. Stef Ratu Oedjoe – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan;
2.Drs. Benyamin Lola, M.Pd – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan;
3.Ir. Samuel Rebo – Asisten Perekonomian dan Pembangunan;
4.Drs. Mekeng P. Florianus – Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan;
5.Dra. Bernadeta Usboko, M.Si – Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat;
6.Dr. Drs. Jelamu Ardu Marius, M.Si – Kepala Biro Humas dan Protokoler;
7.Kosmas Lana, SH, M.Si – Asisten Administrasi Umum;
8.Drs. Sinun Petrus Manuk – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa;
9.Johana Lisapaly, SH, M.Si – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik;
10.Drs. Marsianus Djawa, M.Si – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu;
11.Drs. Jamaludin Ahmad – Asisten Pemerintahan;
12.Dra. Sisilia Sona – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi;
13.Ir. Wayan Darmawa, MT – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif;
14.Drs. Hali Lanan Elias – Kepala Biro Umum;
15.Drs. Zakarias Moruk, MM – Kepala Badan Keuangan;
16.Drs. Thomas Bangke, SE, M.Si – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah;
17.Ir. Dany Suhadi – Kepala Dinas Peternakan;
18.Drs. Aba Maulaka – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika;
19.Ir. Isak Nuka, ST, MM – Kepala Dinas Perhubungan;
20.drg. Dominikus Mere, M.Kes – Kepala Dinas Kesehatan;
21.Drs. Thobias Ngongo Bulu – Sekretaris DPRD;
22.Dr. Keron Petrus – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah;
23.Drs. Siprianus Kopong Kelen, S.Sos, M.Si – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa;
24.Alexon Lumba, SH, M.Hum – Kepala Biro Hukum;
25.Ganef Wurgiyanto – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan;
26.Bartolomeus Badar, SH, MM., – Kepala Biro Organisasi;
27.Ir. Fredy J. Kapitan, M.Si., – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan;
28.Drs. Samuel Pakereng, M.Si., – Staf Ahli Bidang Pemerintahan;
29.Dr. Drs. Y. L. Rubidara, M.Si – Kepala Biro Ekonomi dan Kerjasama.

Pada kesempatan itu, Gubernur Viktor berpesan, perlu adanya sebuah regenerasi untuk mendukung perwujudan misi NTT Bangkit Menuju Masyarakat Sejahtera.

“Pergantian jabatan adalah hal yang biasa. Dalam siklus pemerintahan naik atau turun itu hal biasa,” ungkapnya.

Namun demikian, Viktor mengatakan, sebagian dari pejabat yang diberhentikan akan diangkat lagi menjadi staf khusus Gubernur untuk mendukung percepatan pembangunan di NTT.

“Saya melihat senior-senior mempunyai kemampuan luar biasa. Karena itu saya akan mengeluarkan Pergub untuk menjadi Staf Khusus Gubernur untuk membantu mimpi dan percepatan pembangunan NTT Menuju Sejahtera,” tandas Viktor.