Kepala BKPPD: Test Wawancara PTT DImulai Hari ini

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Setelah dilakukan tes tertulis, penilaian kinerja dan absensi, Pemerintah Kota Kupang kembali menggelar test wawancara bagi 1830 PTT lingkup pemerintah Kota Kupang. Test Wawancara merupakan tahapan akhir untuk menentukan apakan Kontrak PTT dilanjutkan atau tidak.

Demikian dikatakan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang, Ade Manafe, Kepada Wartawan Jumat (15/2/2019).

Menurutnya, tes wawancara digelar selama dua hari, di dua lokasi, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang dan di kantor Badan kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang.

Hari pertama Jumat (15/2/2019) test wawancara untuk S1 dan S2, sementara hari kedua Sabtu (16/2/2019) bagi lulusan SMA ke bawah.

Manafe mengatakan, tes tertulis, penilaian kinerja dan absensi, memiliki bobot nilai sebanyak 80 persen, sementara tes wawancara sebesar 20 persen.

Dikatakan, tes wawancara merupakan tes terakhir dari beberapa rangkaian tes dan penilaian. Selanjutnya, nilai tes wawancara akan digabungkan dengan aspek penilainnya seperti hasil tes tertulis, penilaian kinerja dan absensi.

“Kami akan segera menilai dan memberikan hasilnya kepada wali kota untuk diputuskan siapa yang dipertahankan dan tidak, kami targetkan hasilnya sudah bisa diumumkan minggu depan paling lambat awal Maret mendatang. Kalau untuk PTT yang tidak mengikuti rangkaian tes tentunya akan langsung diberhentikan atau kontrak kerjanya tidak diperpanjang,” ujarnya.

Ade mengaku, hasil tes akan selesai dalam waktu dekat, dan pengumuman akan langsung ditempel di papan pengumuman depan kantor BKPPD.

“Semua PTT bisa melihat hasilnya sendiri nanti, tentunya semua berdasarkan semua aspek penilaian dan pertimbangan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ade mengaku, setelah diumumkan nama-nama PTT yang diperpanjang kontraknya, maka semua gajinya akan dibayarkan mulai Januari lalu. Sementara PTT yang diberhentikan akan dibayarkan gajinya selama ia bekerja.

“Jadi untuk gaji akan tetap dibayarkan terhitung sejak Januari. Diharapkan dengan adanya tes seperti ini maka PTT bisa bekerja lebih baik lagi, dan bisa bekerja dengan bertanggung jawab,” ujarnya.