Polda NTT Gelar MRSF untuk Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepolisian Daerah (Polda) menggelar Millenial Road Safety Festival (MRSF) atau sosialisasi keselamatan berkendara untuk generasi milenial, dalam rangka meningkatkan kesadaran berlalu lintas bagi pengguna kendaraan bermotor.

Kegiatan tersebut digelar di halaman kantor gubernur NTT, Jalan El Tari, Kota Kupang pada Sabtu (2/2/2019), yang dibuka Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol. Raja Erizman.

Acara ini dihadiri Wakapolda NTT Brigjen Pol. Johni Asadoma, pejabat utama Polda NTT dan Kapolres Kupang Kota, personel Polda NTT dan komunitas motor trail kota kupang serta guru maupun pelajar SMA dan SMK Kota Kupang.

Selain itu, hadir juga Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat, Wakil Gubernur Josef Nae Soi, Danlantamal VII Kupang, Danrem 161/ Wirasakti Kupang, Danlanud El Tari Kupang, Walikota beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi NTT.

Kapolda NTT, Irjen Pol. Raja Erizman dalam acara yang mengangkat tema “Mewujudkan Millennial Cinta Lalu Lintas Menuju Indonesia Gemilang”, mengatakan, tujuan dari kegiatan dimaksud yakni untuk menciptakan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Angka kecelakaan lalu lintas cukup tinggi di wilayah Indonesia umumnya dan untuk Provinsi NTT khususnya, seratus ribu kecelakaan terjadi pada tahun 2018 yang merengut tiga puluh ribu nyawa yang mati sia-sia, sebagian besar usia relatif muda (kaum millennial) berumur 15 sampai 35 tahun,” ungkap Erizman.

Menurut Kapolda Erizman, Direktorat Lantas Polda NTT telah melaksanakan program untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas yakni, polisi sahabat anak, patroli keamanan sekolah (PKS), police goes to campus, safety riding, kampanye keselamatan lalu lintas, traffic board, traffic management center (TMC), kawasan tertib lalu lintas (KTL), taman lalu lintas, sekolah mengemudi, saka Bhayangkara Lantas serta operasi khusus kepolisian dan penegak hukum.

“Momentum kegiatan ini hendaknya bisa jadikan refleksi tingkat kesadaran dan tanggung jawab serta kedisplinan masyarakat sebagai pengguna jalan terhadap keselamatan, Ketertiban dan kelancaran (kamseltibcar) berlalu lintas,” tandas Kapolda Erizman.