Jalan di Depan RSUD Atambua Berubah Jadi ‘Kolam’

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Jalan raya di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Kabupaten Belu, Timor Barat berubah menjadi ‘kolam’ saat diguyur hujan.

Pantauan media, Jumat (1/2/2019) siang jalan Dr. Soetomo digenangi air berwarna coklat. Tinggi air mencapai lutut orang dewasa, sehingga membuat pengendara motor yang melintas harus berhati-hati.

Nampak, jalur menuju SDK 1 Atambua samping Gereja Kathedral Atambua itu tidak ada sistem drainesa atau saluran air. Kondisi itu menjadi salah satu penyebab air tergenang lantaran tidak mengalir dengan baik saat hujan.

Kondisi jalan ‘kolam’ itu menjadi tempat hiburan bagi anak-anak SDK 1 yang kembali sekolah. Terlihat beberapa anak bermain dalam air yang bercampur lumpur dan bisa menimbulkan penyakit kulit.

Tidak saja itu, kondisi jalan yang digenangi air itu menjadi resiko macet bagi para pengendara sepeda motor yang melintas karena takut mesin motornya kemasukan air.

“Setiap kali hujan jalan ini selalu jadi kolam. Kami sering antar jemput anak ke sekolah, kalau hujan pasti air tergenang. Para pengendara motor lain ada yang lewat, ada yang tunggu di jalur sebelah tunggu anaknya,” ujar beberapa warga kepada media di lokasi.

Menurut warga, kondisi jalan raya yang tergenang air selain menggangu aktifitas lalu lintas juga berdampak pada rusaknya jalan raya. Diharapkan Pemerintah segera menanggulangi kondisi sehingga saat hujan air tidak lagi tergenang.

Pantauan media di tempat lain, jalan yang digenangi air layaknya kubangan kecil juga terdapat di ruas jalur pasar baru persisnya di jalan I.J Kasimo mulai dari depan toko Flora sampai dengan depan Kantor BRI Cabang Atambua.

Setiap kali hujan jalur vital itu selalu tergenang air lantaran jalan yang berlubang sedang dan besar. Kondisi jalan itu mengancam keselamatan para pengguna jalan yang berujung pada kecelakaan dan merusak aspal jalan raya.