Bangunan SMAN 3 Takari Ambruk Diterjang Angin Kencang

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Angin kencang yang melanda Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sejak Kamis sore (24/1/2019), meluluhlantakkan sebuah bangunan sekolah di daerah itu.

Sekitar pukul 18.00 Wita, bangunan sekolah non permanen SMAN 3 Takari di Kabupaten Kupang, ambruk diterpa angin kencang dan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kepala Sekolah SMAN 3 Takari, Bernadus Tamonob sampaikan ini kepada wartawan saat dihubungi, Jumat (25/1/2019).

Menurut Tamonob, akibatnya peristiwa itu, gedung sekolah yang dibangun darurat sejak 2014 lalu itu, kini tidak bisa lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Sebanyak enam (6) ruang kelas yang di selama ini dipakai untuk kegiatan belajar mengajar rusak parah, bahkan rata dengan tanah,” ungkapnya.

Tamonob menambahkan, hari ini Jumat (25/1/2019) tidak ada aktivitas belajar mengajar lantaran tidak ada bangunan alternatif yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan KBM.

“Tidak ada aktivitas belajar mengajar hari ini. Siswa dan para guru gotong royong membersihkan gedung yang rusak ini,” tandasnya.

Anggota DPRD NTT, Winston Neil Rondo menyatakan, prihatin dengan kondisi yang dialami SMAN 3 Takari. “Tadi pak kepsek kabari saya lewat telepon dan WhatsApp terkait peristiwa ini, dan sebagai DPRD kami ikut prihatin,” ungkapnya.

Anggota Komisi V yang membidangi kesejahteraan rakyat ini berharap, ada aksi nyata dari pemerintah bersama orang tua siswa dan juga komite sekolah untuk minimal bisa membangun ruang kelas darurat sembari menunggu alokasi 3 ruang kelas baru (RKB) yang sudah diusulkan untuk tahun 2019.

“Saya rencana besok pagi sekitar jam 7 ke Fatukona, Takari untuk langsung mengunjungi lebih dekat sekokah ini dan sekaligus mencari jalan keluarnya,” ujar Winston.