Menyongsong Pesta Santo Pelindung Yohanes Bosco, SDK Don Bosco Kupang Gelar Berbagai Kegiatan

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Dalam menyongsong pesta Santo Pelindung Yohanes Bosko yang jatuh pada tanggal 31 Januari 2019, Sekolah Dasar Katolik (SDK) Don Bosco Kupang gelar berbagai kegiatan.

Ketua panitia pelaksana kegiatan Aplonia Max Nei, pada sela-sela kegiatan pentas seni yang digelar di lantai tiga aula SMK Giovani Kupang, Sabtu (19/1/2019), mengatakan dalam menyongsong pesta santo pelindung ini, SDK Don Bosco menggelar berbagai kegiatan, dimana kegiatan diawali dengan kegiatan pentas seni yang terdiri fashion show, paduan suara, musik angklung, instrumen dan vokal solo serta ditambah beberapa kegiatan lain yakni berbagai terian etnis, dan fragmen.

“Kegiatan awal yakni pentas seni dalam menyongsong pesta santo pelindung kami mengangkat tema “Don Bosco one for all, all for one atau semua untuk satu, dan satu untuk semua” dengan tujuan untuk mengembangkan bakat dan minat serta kreativitas siswa, memberikan ruang dan waktu bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan dan ketrampilan, dan berikutnya sebagai wahana untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan bagi peserta didik, serta sebagai wahana untuk membangun persaudaraan satu sama yang lain,” ungkap Aplonia yang merupakan guru seni dan budaya tersebut.

Selain kegiatan pentas seni ini, lanjut Aplonia dalam menyongsong pesta santo pelindung SDK Don Bosco juga akan melakukan kegiatan pertandingan futsal dan lomba paduan suara semua SDK yang bernaung di bawa Yayasan Swasti Sari Keuskupan Agung Kupang.

“Untuk lomba paduan suara akan digelar pada tanggal 29/1/2019, dan lomba futsal akan digelar mulai tanggal 25 sampai 30 Januari 2019. Selanjut pada hari puncaknya pada tanggal 31 Januari 2019 dilakukan misa syukur yang dilaksanakan di gereja Katedral Kristus Raja Kupang yang dipimpin langsung oleh Bapak Uskup Agung Kupang Mgr.Petrus Turang,” tutur Aplonia.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Swasti Sari RD.Arkadius Y. Manek, dalam sambutannya mengatakan pentas seni ini sebagai wujud meningkatkan minat dan bakat anak-anak.

Untuk itu, Ia mengajak agar dalam menyongsong pesta santo pelindung Yohanes Bosco ini, semua dapat bergembira dan sekaligus mengapresiasi akan berbagai penampilan yang telah di pentaskan oleh anak-anak.

Saya berharap melalui bakat dan minat yang telah ditampilkan para anak-anak didik ini kiranya semua elemen mesti mendukung mulai dari Yayasan, Sekolah dan orang tua. Karena kegiatan pentas seni baru pertama kali dilakukan oleh SDK Don Bosco.

Kesempatan itu, Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Sekolah, Ketua Komite dan para orang tua yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan pentas seni dapat berjalan dengan baik.

“Setiap sekolah harus memiliki kreasi seni guna menggali kreasi anak supaya ada keseimbangan dari anak-anak. Karena ini menjadi catatan sejarah, dimana melalui kegiatan dapat membantuk kehidupan meraka kelak,” tutupnya.