Perayaan Natal IASMANSAKOE, Natal Itu Kasih

Spread the love

Kupang, NTTOnlinenow.com – Ketua IASMANSAKOE, Brigjen Pol Jhony Asadoma, SIK, M.Hum dalam sambutannya pada Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 IASMANSAKOE mengemukakan mengapa natal dirayakan di desa dan bukan di hotel hotel mewah, karena Yesus lahir di kandang. Dengan demikian perayaan, natal tidak harus di tempat mewah fetapi turun ke masyarakat untuk berbagi kasih dengan saudara saudara yg ada di desa dimana mereka membutuhkan kasih.

Ditegaskannya natal itu adalah kasih. Kasih itu memberi kepada orang lain bukan saja materi tetapi non materi. “Jika ada teman yg sakit, kita datang mendoakan dia, itu adalah tindakan kasih. Jika ada teman mengalami masalah dan stress kita memberi nasihat dan solusi. Itu juga tindakan kasih,” ujarnya.

Baginya, Natal kali ini memberikan makna tersendiri bagi kita dimana secara pribadi dirinya mendapat tugas di NTT sehibgga bisa berbuat lebih dan dapat merencanakan natal dengan baik.

Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan terima kasih untuk semua alumni yg telah berkorban materi, pikiran, tebaga waktu bagi suksesnya perayaan natal ini. Terima kasih juga untuk Ketua Majelis Jemaat GMIT Sonraen, Pdt. Ricky Ratu Edo STh alumni angkatan 83 dan seluruh Majelus Jemaat dan jemaat yg telah menerima IASMANSAKOE dengaan persaudaraan dan kehangatan. Ditambahkan minggu depan akan dilaunching lomba menulis untuk umum dan siswa.

Kebaktian Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, IASMANSAKOE dipimpin Pdt. Ricky Ratu Edo. Refleksi khotbah Pdt. Ricky Ratu Edo dari Yohanis 1;1-14: Wajah kehidupan akan hancur jika kepalsuan mendominasi. Wajah kehidupan spiritualitas kita telah dikuasai sikap manipulatif, kemunafikan, antara perkataan dan perbuatan berbeda. Apa arti kisah kelahiran Yesus yg kita dengar pada setiap perayaan natal? Bagaiamana seseorang dipanggil hidup otentik, menghargai orang lain, sahabat tanpa syarat.

Perayaan natal tidak lagi dihargai, krn perayaan natal hanya dilihat secara seremonial dan romantisme. Perayaan natal sejati yakni solidaritas pada mereka yg miskin, sebagaimana Allah solidaritas kepada manusia dalam kelahiranNya yg sederhana bagi karya penyelamatan dunia. Allah menolong kita memagami perayaan natal sejati.

Sebelum kebaktian natal diawali dgn penanaman 1500 anakan kelor, pelayanan kesehatan untuk madyarakat ekg jantung, sosialisasi peryolongan dasar untuk kehidupan oleh dr. Leonora Tiluata, pemeriksaan oleh dokter umum, dokter gigi. Untuk pengobatan didirikan tenda tenda di dekat halaman gereja, dilanjutkan kebaktian natal dan penyerahan diakonia. Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 IASMANSAKOE ini Panitia Angkatan 92 yang mengatur semua kegiatan secara apik.

Hadir pada semua rangkaian perayaan tersebut Ketua Umum IASMANSAKOE Brigjen Pol Jhony Asadoma, SIK, M.Hum, Ketua Harian, Dr. Mikael Ludji Riwu Kaho Sekretaris Umum, Anna Djukana, SH, MH, Ketua Panitia Natal AngjatN 92, Devi Gudban dan semua panitia, alumni dari angkatan 1977 sampai angkatan 1990an.

Pada acara liturgi VG IKASMANSA 86 dan 87, IKASMANSA 83, 84 Sekretaris Panitia Kiki Koenunu mewarnai liturgi dengan pujian yang indah.