Cenderung Kampanye, Bawaslu Belu Tegur Panitia HUT ke-46 PDIP

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Belu memberi teguran kepada panitia pelaksana Hari UlangTahun (HUT) ke-46 Partai Perjuangan Demokrasi Indonesia (PDIP) yang digelar di lapangan umum Atambua, Kamis (10/1/2019).

Teguran terkait potensi kampanye dimana adanya atribut berupa baliho salah satu Capres dan Cawapres serta baju Caleg Pusat dari PDIP yang terpajang dalam perayaan HUT ke-46 PDIP tingkat Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

“Ada unsur kampanye makanya kita minta panitia untuk buka baju Caleg dan tutup nomor urut Caleg dan Capres,” ujar Ketua Bawaslu Belu, Andre Parera kepada awak media usai giat di lapangan umum Atambua.

Menurut Parera, pantaun Bawaslu ada potensi kampanye dan sebelum terjadi pelanggaran langkah yang kita lakukan terlebih dahulu yakni melakukan pencegahan memberikan pilihan melepas baju yang dipakai massa atau dibubarkan acaranya.

“Kita lakukan pencegahan sebelum ada pelanggaran, kalau tidak mau ikut kita proses. Tapi setelah disampaikan teguran panitia berikan pengumuman untuk lepas baju dan tutup nomor urut,” kata dia.

Ketika ditanyai soal izin keramaian, jelas Parera bahwa izinnya biasa bukan izin kampaye. Dikarenakan bukan kampanye maka tugas Bawaslu memastikan bukan kampaye. “Makanya tadi kita pastikan ada potensi kampaye karena pemakaian baju Caleg sehingga kita suruh lepas,” ujar dia.

Terkait itu Ketua Panitia Perayaan HUT ke-46 PDIP tingkat Belu, Fridus Kali saat dikonfirmasi media menyampaikan ada teguran dari Bawaslu Belu dan pihaknya langsung melaksanakannya.

Menurut dia, soal potensi kampanye jelas Kali kegiatan ini spontanitas dilakukan pengurus Partai di Belu. Kita tidak tahu dalam acara ini ada simpatisan pakai atribut berupa baju kaos salah satu Caleg pusat. “Kita tidak bisa usir mereka simpatisan dan hanya diminta buka bajunya,” ucap Kali.

Sementara kaitan dengan Baliho salah satu Caleg RI jelas Kali bahwa itui merupakan sumbangan salah satu figur terbaik. Soal baju Caleg HH itu didapat dari para relawan dan simpatisan lainnya. “Kita panitia tidak menyiapkan baju. Kita murni rayakan HUT Partai tidak rayakan kegiatan lain,” tandas Kali.

Pantaua media dilapangan ada sekitar 10 baliho berukuran besar milik Herman Heri Caleg PDIP yang terpajang di mengelilingi lapangan serta dua belas tenda untuk pengurus 12 PAC serta tenda utama yang bergambar Capres dan Caleg dan baliho dilayar panggung.

Selain itu juga nampak pada semua baliho yang terpajang dilapangan tersebut nomor urut Capres serta Caleg ditutup panitia sehingga tidak terlihat dan kegiatannya tidak mengandung kampayen tetapi murni perayaan HUT Partai.

Untuk diketahui, perayaan HUT ke-46 PDIP di tingkat Kabupaten Belu berlangsung lancar. Acara perdana perayaan Partai berlambang banteng moncong putih itu dimeriahkan dengan pawai kendaraan, hiburan nyanyi-nyanyi serta pesta kembang api.